Ok
Daya Motor

D3APPKB Bersama Paskibraka Kota Cirebon Kampanyekan Cegah Bullying

D3APPKB Bersama Paskibraka Kota Cirebon Kampanyekan Cegah Bullying

D3APPKB Bersama Paskibraka Kota Cirebon Kampanyekan Cegah Bullying-Abdullah-radarcirebon

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat dan aman bagi anak dan remaja.

Bersinergi dengan berbagai pihak, salah satunya Paskibraka Kota Cirebon, DP3APPKB menggelar kampanye anti-bullying di tengah kegiatan pemusatan latihan Paskibraka.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala DP3APPKB Kota Cirebon, Suwarso Budi Winarno, bersama Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Cirebon, Buntoro Tirto.

Kepala DP3APPKB Kota Cirebon, Suwarso Budi Winarno (SBW)mengatakan,  DP3APPKB Kota Cirebon komitmen menciptakan lingkungan pergaulan yang sehat dan aman bagi anak dan remaja. Untuk itu bersinergis dengan Kesbangpol  mengkampanyekan anti-bullying di tengah kegiatan pemusatan latihan Paskibraka.

BACA JUGA:DP3APPKB Gelar Pelayanan KB Serentak

Menurut SBW, Bullying atau perundungan adalah perilaku agresif yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang secara berulang dengan tujuan menyakiti, merendahkan, atau mengintimidasi orang lain. Bentuknya bisa berupa fisik, verbal, sosial, maupun melalui media digital (cyberbullying).

Karena Bullying tidak hanya menyakiti korban secara fisik dan emosional, tetapi juga mempengaruhi pelaku dengan membentuk pola perilaku negatif, serta dapat merusak iklim sosial di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Untuk itu, SBW menyampaikan Pesan untuk Remaja yakni 5 Transisi Kehidupan yang Harus Dilewati dengan Sukses, yakni Melanjutkan pendidikan, Memasuki dunia kerja, Memulai kehidupan berkeluarga, Menjadi anggota masyarakat yang aktif, Mempraktikkan hidup sehat.
“dibutuhkan sikap mental positif dan pergaulan yang sehat, bebas dari praktik bullying,” tandasnya.

Sikap yang Dapat Menghindarkan Kita dari Kebiasaan Membully menurut SBW, Saling memahami perasaan orang lain, Melakukan kegiatan positif bersama, Menghindari teman yang toxic, Mendengarkan hanya ucapan yang baik, Membayangkan jika kita berada di posisi orang lain.

BACA JUGA:Hari Kartini, Kepala DP3APPKB Kota Cirebon: Jangan Tinggalkan Karakter Asli Sebagai Perempuan

Lalu bagaimana Langkah Menghadapi Pelaku Bullying, SBW menyarankan untuk Percaya diri dan tunjukkan ketahanan diri bahwa kita tidak mau mengganggu dan diganggu.  Tetap tenang, jangan terpancing emosi, Menolong dan melaporkan jika melihat korban, Melawan dengan aman, seperti berteriak atau mencari pertolongan, Mencatat detail kejadian dan melapor pada pihak berwenang.

SBW juga mengingatkan bahwa saksi dalam kasus bullying memiliki tiga kemungkinan sikap: ikut mendukung pelaku, diam saja, atau membela korban. “Paskibraka harus menjadi bystander yang membela korban, bukan yang diam apalagi mendukung pelaku,” tegasnya.

Pihaknya menekankan Jadilah generasi yang saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan. Ingat, kata-kata dan sikap kita bisa menjadi luka atau justru menjadi obat bagi orang lain. Melalui kampanye ini, anggota Paskibraka diharapkan menjadi agen perubahan yang menebarkan nilai empati, menghargai perbedaan, dan menciptakan suasana pergaulan yang aman, nyaman, dan bebas perundungan, baik di sekolah maupun lingkungan sekitar. (abd)

BACA JUGA:DP3APPKB 'Eman Ning Mimi': Wujud Kepedulian Nyata untuk Perempuan dan Ibu dalam Upaya Menekan Kemiskinan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait