Ok
Daya Motor

Ponpes Daarul Faiziin Kota Cirebon Luncurkan Sekolah Affiliates, Apa Itu?

Ponpes Daarul Faiziin Kota Cirebon Luncurkan Sekolah Affiliates, Apa Itu?

Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Faiziin resmi meluncurkan sekolah affiliates. Peresmian dihadiri perwakilan Dinas Tenaga Kerja, Kementerian Agama, Bagian Kesra Setda, serta Lurah Karya Mulya Kota Cirebon.-ABDULLAH-RADARCIREBON.COM

CIREBON, RADARCIREBON.COM – Sekolah yang fokus pada pengembangan keterampilan siswa di Kota Cirebon jumlahnya masih tergolong sedikit.

Melihat hal itu, Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Faiziin mempunyai trobosan baru dengan meluncurkan Sekolah Affiliates, Rabu 1 Oktober 2025.

Peluncuran Sekolah Affiliates Ponpes Daarul dihadiri perwakilan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Kementerian Agama (Kemenag), Bagian Kesra Setda Kota Cirebon, serta Lurah Karya Mulya Rahmat.

BACA JUGA:Korupsi Rp24 Miliar, Kejari Kabupaten Cirebon Tetapkan Mantan Staf Bank Pemerintah Jadi Tersangka

BACA JUGA:23 Prajurit Naik Pangkat, Dandim 0614 Kota Cirebon: Tingkatkan Profesionalisme dan Disiplin

BACA JUGA:Lewat Program Asuransi Nelayan, Cirebon Power Raih Bisnis Indonesia Corporate Social Responsibility Award 2025

Panitia Penyelenggara, Sigit Raharjo SSTP menjelaskan, program Sekolah Affiliates dirancang untuk memadukan pendidikan pesantren dengan pelatihan modern, khususnya di bidang digitalisasi.

“Sekolah Affiliates ini diikuti 15 peserta yang telah diseleksi dari berbagai wilayah di Cirebon,” jelasnya.

Pelatihan akan berlangsung selama tiga bulan, dengan porsi 30 persen materi agama dan sisanya fokus pada digital marketing, termasuk program affiliates TikTok. “Kami melibatkan akademisi dan praktisi affiliates,” tambahnya.

Mantan Camat Kesambi itu juga menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia dan Bank BJB yang telah memberikan dukungan sehingga program ini dapat terlaksana.

Sementara, Pimpinan Ponpes Daarul Faiziin Dr Ahmad Yani MAg menyebut, Sekolah Affiliates sebagai program scale up Iman, Ilmu dan Income.

BACA JUGA:Bangun Karakter Remaja, PKK dan DP3APPKB Cirebon Gelar Parenting Digital di Sekolah

BACA JUGA:Wakil Walikota: Siswa Sekolah Rakyat Punya Masa Depan

“Pesantren kami berdiri sejak 2017 dengan harapan menjadi rumah para juara, rumah para pemenang kehidupan. Kami ingin melahirkan santri kader yang luar biasa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Yani menjelaskan, banyak pesantren sudah menghasilkan ulama dan kiai, namun pihaknya juga ingin mendorong santri agar mampu berwirausaha.

“Hari ini kondisi psikis santri berbeda. Jika dulu mereka bisa bertahan puluhan tahun di pesantren, kini waktunya lebih singkat. Sejak 2017 kami mengelola 40 santri putri, dan tahun ini mulai merintis penerimaan santri putra,” jelasnya.

Saat ini, Ponpes Daarul Faiziin yang berlokasi di Perumahan Nusa Endah baru satu tahun berjalan.

“Kami berusaha memanfaatkan tanah tidur untuk pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, kami mohon dukungan dari semua pihak,” ungkap Yani.

BACA JUGA:Wakil Walikota: Siswa Sekolah Rakyat Punya Masa Depan

BACA JUGA:SMPN 7 Cirebon Jadi Sekolah Adiwiyata Mandiri

Perwakilan Disnaker Kota Cirebon, Muhammad Yani SH menambahkan, angka pengangguran terbuka di Kota Cirebon pada 2023 tercatat sebesar 7,56 persen atau sekitar 12 ribu orang. Angka ini turun menjadi 6,29 persen atau 11.800 orang pada 2024.

“Meski menurun, jumlah pengangguran di Kota Cirebon masih cukup tinggi. Disnaker sudah memiliki program pelatihan, dan hadirnya Sekolah Affiliates akan sangat mendukung peningkatan keterampilan.”

“Tinggal bagaimana kesiapan peserta agar benar-benar fokus, sehingga materi dari instruktur bisa terserap dengan baik. Apalagi, persaingan ekonomi ke depan akan semakin berat,” pungkasnya. (abd)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait