DPRD Tinjau Lokasi Bocornya Pipa PDAM
Ketua DPRD bersama Komisi II meninjau langsung kebocoran Pipa PDAM di Plangon, Dirut PDAM Sopyan Satari terlihat membeirkan penjelasan dengan DPRD, Kamis (5/2/2026)-Abdullah-radarcirebon
CIREBON, RADARCIREBON. COM - Bocornya Pipa utama milik Perumda Air Minum Tirta Giri Nata di Plangon pada Rabu malam (4/2/2026) ternyata berdampak terhadap distribusi air kepala pelanggan, bahkan tercatat 30 ribu pelanggan terdampak atas bocornya pipa.
Untuk melihat secara langsung kondisi bocornya pipa PDAM, Kamis siang (5/2/2026) Ketua DPRD Andrie Sulistio bersama Komisi II melihat langsung kondisi pipa PDAM yang bocor.
Ketua DPRD Andrie Sulistio menjelaskan kehadirannya di Plangon dalam rangka untuk melihat langsung kondisi pipa PDAM, serta memastikan perbaikan pipa dilakukan secara optimal.
Ketua DPRD bahkan berbincang dengan Dirut PDAM Sopyan Satari SE MM terkait kondisi teknis pipa sehingga pipa mengalami bocor.
BACA JUGA:Viral! Macan Tutul Masuk Permukiman Warga Bandung, Dua Orang Terluka
Andrie berharap perbaikan pipa bisa segera rampung sehingga pelanggan PDAM bisa segera terlayani kebutuhan airnya. “Mudah mudahan bisa segera selesai dan pelanggan kembali terlayani kebutuhan air bersih dari PDAM,” ujarnya.
Anggota Komisi II DPRD M Noupel menjelaskan kehadiran Komisi II ke Plangon untuk melihat langsung kondisi pipa yang jebol, karena malam hari mendapatkan kabar pipa PDAM di Plangon jebol, langsung Komisi II bersama Ketua DPRD melakukan sidak ke Plangon.
Dari penjelasan Dirut PDAM, ternyata dampak dari bocornya pipa , 20 ribu sampai 20 ribu pelanggan terdampak. Tentu ini cukup menganggu masyarakat karena kebutuhan air bersih menjadi terhambat.
Namun demikian, Noupel optimis perbaikan pipa dalam kurun waktu 1-2 hari bisa segera rampung dan pelanggan kembali mendapatkan pelayanan air bersih.
BACA JUGA:Chelsea Siapkan Transfer Gila! Endrick dan Nico Paz Dibidik, Dana Rp2,3 Triliun Disiapkan
“Kebutuhan air PDAM khususnya warga Kota Cirebon sangat vital, makanya Komisi II mensupport penuh PDAM untuk segera melakukan perbaikan sehingga pelanggan bisa kembali mendapatkan pelayanan air bersih,” ujarnya.
Dirut PDAM, Sopyan Satari mengatakan, lokasi kebocoran pipa Plangon ini terjadi Rabu Malam, namun dirinya optimis ini bisa ditangani secara baik dalam waktu 1-2 hari.
Opang, demikian biasa disapa menjelaskan dari pecahnya pipa air ini, berdampak terhadap distribusi air PDAM, setidaknya 30 ribu pelanggan terdampak atau 50 persen dari jumlah pelanggan.
“Keluhan banyak masuk dan kami berikan pelayanan mobil tangki. ada 3 unit, di support PDAM sekitar bisa membantu melayani kebutuhan air,” kata Opang.
BACA JUGA:KUR BNI 2026 Bunga 6 Persen: Panduan Pengajuan, Syarat, dan Tabel Cicilan Terbaru
Opang juga menyampaikan bahwa Dulu pernah mengalami pipa bocor tapi lokasinya dibagian atas plangon, dan pipa yang bocor ini adalah pipa tahun 1978, secara teknis kami melihat maintenance terus dilakukan. Dan Secara teknis ini sebenarnya masih layak.
Dirinya menjelaskan pipa bocor ini salah satu faktornya karena kena beban jalan kebetulan disini jalan nanjak maka kemungkinan beban jalan. Pipa akan diganti. “Lihat secara kasatmata memang beban kendaraan. Kerugian bisa mencapai ratusan juta,” pungkasnya .(Abd)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

