Video Jalan Rusak Majalengka Viral, Begini Respons Bupati dan Target Perbaikan 117 Kilometer
Bupati Majalengka, Eman Suherman.-Dok. Radar Cirebon-
Menurut Eman, pemerintah daerah terbuka terhadap kritik dan masukan publik, termasuk melalui media sosial.
Namun, ia menekankan pentingnya narasi yang proporsional agar tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.
BACA JUGA:Jangan Tunggu Rusak! Ini Pentingnya Ganti Oli Motor Tepat Waktu
BACA JUGA:Resmi! Kemnaker Terbitkan Aturan THR 2026, Wajib Cair 7 Hari Sebelum Lebaran
Partisipasi warga dalam pengawasan pembangunan dinilai sangat penting. Hanya saja, etika komunikasi tetap harus dijaga agar kritik menjadi energi positif, bukan sebaliknya.
Faktor Cuaca Percepat Kerusakan
Secara teknis, Eman menjelaskan konstruksi jalan jenis hotmix memang sensitif terhadap genangan air.
Air yang mengendap di badan jalan, terutama saat musim hujan, dapat mempercepat kerusakan lapisan aspal hingga memicu terbentuknya lubang.
BACA JUGA:THR ASN dan Swasta 2026 Resmi Diumumkan, Ojol Dapat BHR Naik 2 Kali Lipat
Curah hujan tinggi dalam beberapa bulan terakhir disebut menjadi salah satu faktor yang mempercepat degradasi sejumlah ruas jalan di Kabupaten Majalengka.
Kondisi ini, lanjutnya, bukan hanya terjadi di satu titik, melainkan di beberapa wilayah yang memiliki sistem drainase kurang optimal.
2026 Jadi Pijakan Awal Perencanaan Penuh
Eman juga meluruskan persepsi publik terkait masih ditemukannya jalan rusak di sejumlah wilayah.
Ia menegaskan bahwa program perbaikan jalan tahun 2026 merupakan periode pertama yang sepenuhnya disusun dalam perencanaan kepemimpinannya sejak resmi menjabat.
“Saya mulai bertugas Februari. Jalan-jalan itu sudah ada. Saya lebih banyak mengeksekusi program yang direncanakan sebelumnya. Pada perubahan anggaran kemarin hanya bisa memasukkan Rp5 miliar untuk infrastruktur. Baru tahun ini perencanaan saya penuh untuk perbaikan,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

