Ok
Daya Motor

Spin-Off CIMB Niaga Syariah Rampung Mei 2026

Spin-Off CIMB Niaga Syariah Rampung Mei 2026

Vice President Unit Usaha Syairah Sharia Branch Area Head Jabar Jateng DIY, Novandri Yudha Iskandar saat hadir ke Cirebon, beberapa waktu lalu.-Apridista Siti Ramdhani-Radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM - Perbankan syariah di Indonesia terus bertumbuh. Hal ini ditopang oleh peningkatan aset, dana pihak ketiga (DPK), dan penyaluran pembiayaan.

Pertumubuhan yang terus bergeliat ini juga turut dirasakan CIMB Niaga Syariah. Sehingga saat ini telah dilakukan spin-off yang ditargetkan rampung pada Mei 2026. 

Vice President Unit Usaha Syairah Sharia Branch Area Head Jabar Jateng DIY, Novandri Yudha Iskandar menuturkan sejak hadirnya perbankan syariah di Indonesia pada tahun 1992, pertumbuhan market share terus bertumbuh.

Meski market share saat ini masih berkisar antara 12% hingga 13% , akses lembaga keuangan syariah kini bisa didapatkan oleh masyarakat.

BACA JUGA:Pemprov Jabar Dukung MBG, Wagub: Wujud Nyata Pemerintah Tingkatkan Kualitas SDM

"Saat ini sudah ada 13 bank umum syariah dengan 17 unit usaha syariah, sehingga pertumbuhannya terus bergeliat," ucapnya.

Edukasi secara masif untuk melancarkan pertumbuhan keuangan syariah pun terus dilakukan oleh berbagai lembaga keuangan syariah.

Tak terkecuali CIMB Niaga Syariah yang terus meggelar berbagai sosialisasi dan dukasi mengenai layanan keuangan syariah kepada berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari pelajar, berbagai instansi, hingga masyarakat umum.

"Belum seluruh masyarakat Indonesia melek mengenai keuangan syariah, sehingga edukasi harus terus kita gencarkan," terangnya.

BACA JUGA:The Luxton Cirebon Hotel Tawarkan Paket Pernikahan dengan Beragam Pilihan Vanue

Lanjutnya, dengan konsistensi edukasi yang dilakukan, CIMB Niaga Syariah pun terus bertumbuh dengan peningkatan aset, dana pihak ketiga (DPK), dan penyaluran pembiayaan dari tahun ke tahun.

Hingga saat ini CIMB Niaga Syariah sedang melakukan spin-off untuk menjadi Bank Umum Syariah (BUS) yang berdiri sendiri dengan nama PT Bank CIMB Niaga Syariah.

Proses ini ditargetkan selesai pada Mei 2026, di mana CIMB Niaga akan menjadi pemegang saham mayoritas di entitas baru ini.

Proses ini juga melibatkan kerja sama dengan mitra strategis, PT Commerce Kapital, dan bertujuan untuk menjadikan PT Bank CIMB Niaga Syariah sebagai salah satu bank syariah besar di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: