Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Dua Gelombang, Catat Proyeksinya
Pemerintah memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi dua gelombang.-ASTRA Infra-
“Di tengah-tengah periode tersebut kami mencoba mengurai kepadatan dengan kebijakan stay atau work from anywhere,” jelas AHY.
BACA JUGA:THR ASN Kuningan Segera Cair, Pemkab Pastikan Gaji ke-14 Dibayar, Simak Penjelasan Bupati
Prediksi Arus Balik Lebaran
Selain memproyeksikan puncak arus mudik, pemerintah juga telah memperkirakan jadwal puncak arus balik Lebaran 2026. Diperkirakan arus balik pertama akan terjadi pada 24 hingga 25 Maret 2026.
Sedangkan gelombang kedua arus balik diprediksi berlangsung pada 28 hingga 29 Maret 2026.
Dengan pembagian dua gelombang tersebut, pemerintah berharap pergerakan kendaraan yang kembali ke kota asal dapat lebih terkendali dan tidak menimbulkan penumpukan ekstrem di jalur utama.
Potensi Pergerakan Pemudik Capai 143,9 Juta Perjalanan
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama musim mudik Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta perjalanan.
Jumlah tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat dalam merayakan Hari Raya bersama keluarga di kampung halaman.
Dari sisi tujuan perjalanan, wilayah Jawa masih menjadi daerah favorit para pemudik. Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur diprediksi menjadi tujuan utama masyarakat.
Setelah dua provinsi tersebut, daerah lain yang juga diperkirakan menjadi tujuan pemudik adalah Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Sulawesi Selatan.
Kendaraan Pribadi Masih Mendominasi
Data survei juga menunjukkan bahwa kendaraan pribadi masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik.
Sekitar 52 persen pemudik diperkirakan menggunakan mobil pribadi untuk menuju kampung halaman.
Selain mobil pribadi, sepeda motor dan bus umum juga menjadi moda transportasi yang cukup banyak digunakan masyarakat selama musim mudik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

