Daya Motor

Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Kanci–Pejagan Padat, Pengendara Diminta Tertib dan Hindari Bahu Jalan

Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Kanci–Pejagan Padat, Pengendara Diminta Tertib dan Hindari Bahu Jalan

Direktur PT SMR Pejagan Pemalang Toll Road (PPTR), Tri Yuharlina saat pemantauan di pintu Tol Pejagan–Kanci, Brebes, Jawa Tengah (Jateng), Kamis 26 Maret 2026.-Mohamad Junaedi-RADARCIREBON.COM

BREBES, RADARCIREBON.COM – Kepadatan arus balik Lebaran 2026 masih terjadi di ruas Tol Kanci–Pejagan sepanjang kurang lebih 35 kilometer. 

Lonjakan volume kendaraan yang tinggi diperparah dengan perilaku pengendara yang belum sepenuhnya disiplin di jalan tol.

Pengelola tol, PT Semesta Marga Raya (SMR), mengingatkan pentingnya kepatuhan pengguna jalan, khususnya di titik-titik rawan kemacetan seperti rest area.

BACA JUGA:Nekat Mau Masuk ke Tol Pejagan, Sopir Truk Sumbu 3 Langsung Ditegur Kakorlantas

Direktur PT SMR Pejagan Pemalang Toll Road (PPTR), Tri Yuharlina menegaskan, kemacetan tidak semata-mata disebabkan oleh tingginya jumlah kendaraan saat arus balik.

Menurutnya, kebiasaan pengendara yang melanggar aturan turut menjadi faktor utama tersendatnya lalu lintas.

“Penumpukan kendaraan banyak terjadi di rest area karena menjadi titik lelah pengendara."

"Namun, masih ditemukan kendaraan yang berhenti di bahu jalan, dan ini memperparah kemacetan,” ujarnya saat pemantauan di pintu Tol Pejagan–Kanci, Brebes, Jawa Tengah (Jateng), Kamis 26 Maret 2026.

BACA JUGA:Rekayasa Lalu Lintas Efektif Urai Kemacetan, Tol Cipali Malam Ini Lebih Lengang

Tri mengimbau kepada pengendara untuk tidak menggunakan bahu jalan, baik untuk berhenti maupun melaju cepat. Bahu jalan hanya boleh digunakan dalam kondisi darurat.

“Penggunaan bahu jalan di luar kondisi darurat sangat berbahaya dan dapat menghambat arus lalu lintas,” imbaunya.

Selain itu, pengguna jalan juga diminta memanfaatkan rest area secara bijak. Waktu istirahat dianjurkan tidak lebih dari 30 menit agar sirkulasi kendaraan tetap terjaga dan tidak terjadi antrean panjang.

Sebagai langkah antisipasi, pengelola tol telah berkoordinasi dengan pihak rest area untuk meningkatkan layanan, termasuk penyediaan makanan cepat saji dan pengaturan parkir yang lebih efisien.

“Kami sudah menyiapkan skema agar perputaran kendaraan di rest area lebih cepat. Harapannya, pengguna jalan bisa bekerja sama demi kelancaran bersama,” jelas Tri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait