Soroti Integritas Program MBG, Prabowo: Tidak Ada Toleransi bagi Penyimpangan
Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Palmerah, Jakarta, pada Selasa, 2 Juni 2026.-Dokumen-BPMI Setpres
BACA JUGA:Terungkap! Kejagung Sudah Selidiki Dugaan Korupsi MBG Sebelum Pergantian Kepala BGN
Presiden menegaskan bahwa kepentingan rakyat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pemerintah.
Karena itu, seluruh pejabat dan pelaksana program diminta bekerja dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi nilai kejujuran.
Selain menyoroti pentingnya integritas, Prabowo juga menekankan bahwa kualitas kepemimpinan memiliki peran besar dalam menentukan keberhasilan sebuah organisasi maupun program nasional.
"Pemimpin baik, organisasi baik. Pemimpin tidak baik, organisasi tidak baik. Apalagi pemimpin tidak benar, tidak kompeten, atau tidak jujur," katanya.
Menurut Prabowo, kepemimpinan yang kuat dan berintegritas akan menciptakan sistem kerja yang sehat, transparan, dan mampu menghasilkan kinerja yang optimal.
BACA JUGA:Tak Hanya Kantor BGN, Rumah Tiga Tersangka Korupsi Program MBG Juga Digeledah Kejagung
Sebaliknya, kepemimpinan yang buruk berisiko menimbulkan berbagai persoalan yang dapat menghambat pencapaian tujuan program.
Dalam acara tersebut, Presiden juga memberikan perhatian khusus kepada Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), yang menjadi salah satu ujung tombak pelaksanaan Program MBG di berbagai daerah.
Ia menjelaskan, para lulusan SPPI telah melalui proses pendidikan dan pembinaan untuk menjadi pemimpin di lapangan, termasuk dalam mengelola dapur-dapur MBG yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
"Kita telah mendidik saudara, merekrut saudara, menggembleng saudara, menanam nilai-nilai cinta tanah air, nilai-nilai pengabdian kepada negara dan bangsa, dan diberi tugas untuk memimpin dan me-manage dapur-dapur tersebut," ujar Prabowo.
BACA JUGA:Penggeledahan BGN Jadi Sorotan, Istana: Beri Kesempatan Kejagung Bekerja Profesional
Lebih lanjut, Presiden meminta seluruh pengelola dapur dan personel SPPI meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan program.
Ia mengingatkan agar tidak ada tindakan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap Program MBG.
Prabowo bahkan menegaskan bahwa pihak yang tidak mampu bekerja dengan baik atau tidak memiliki komitmen terhadap kepentingan rakyat sebaiknya mengundurkan diri dari program tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

