Prabowo Sebut Indonesia Segera Punya Motor Listrik Nasional
Prabowo Sebut Indonesia Segera Punya Motor Listrik Nasional-Istimewa-radarcirebon
RADARCIREBON.COM - Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa Indonesia akan segera memiliki motor listrik nasional yang merupakan hasil karya anak bangsa.
Menurutnya, peluncuran kendaraan tersebut dijadwalkan berlangsung dalam beberapa minggu ke depan sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian industri otomotif nasional.
"Sebentar lagi kita sudah punya motor nasional. Saya akan launching beberapa minggu ini motor listrik nasional," ujar Prabowo saat Panen Raya Tebu, Padi, dan Kedelai di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Prabowo berharap kehadiran motor listrik nasional dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, khususnya para petani, sehingga dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong penggunaan kendaraan yang lebih ramah lingkungan.
BACA JUGA:Trio Rider Yamaha Racing Indonesia Siap Tempur di Seri 3 R3 BLU CRU Asia Pacific Mandalika
"Saya berharap nanti petani-petani kita minimal naik motor, motor listrik. Siapa tahu ada yang pakai mobil semuanya," katanya.
Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat industri otomotif dalam negeri. Menurutnya, Indonesia tidak hanya akan memiliki motor nasional, tetapi juga mobil nasional yang dikembangkan oleh putra-putri Indonesia.
Ia mencontohkan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) kini telah menggunakan kendaraan jip produksi dalam negeri.
"Kita akan punya motor buatan anak-anak Indonesia. Kita akan punya mobil buatan anak-anak Indonesia. Sekarang TNI sudah pakai jip buatan putra-putri Indonesia," ungkapnya.
BACA JUGA:Terkait Pengadaan Seragam di Sekolah, MKKS Kota Cirebon: Tidak Wajib
Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan optimismenya terhadap masa depan Indonesia. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk memiliki cita-cita besar demi mewujudkan Indonesia sebagai negara yang maju dan sejahtera.
"Kita optimis. Kita canangkan cita-cita kita setinggi langit. Indonesia akan jadi negara makmur," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

