Prospek Kerja Jurusan AI dan Sains Data: Ini Daftar Profesi dan Keterampilan yang Dibutuhkan
Prospek kerja jurusan AI dan sains data mencakup 5 profesi menarik.-@pch-vector -Freepik
Contoh pekerjaannya meliputi pengembangan chatbot layanan pelanggan, integrasi model bahasa ke dalam aplikasi, hingga pembuatan sistem yang mampu mengklasifikasikan dokumen secara otomatis.
Keterampilan yang relevan mencakup Python, dasar-dasar machine learning, pemanfaatan API, pengolahan data, dan evaluasi kinerja model.
Untuk kebutuhan tertentu, pemahaman mengenai model bahasa besar atau large language models (LLM) juga dapat menjadi nilai tambah.
Selain kemampuan teknis, AI engineer perlu memahami persoalan pengguna dan memastikan sistem yang dikembangkan bekerja sesuai kebutuhan.
5. Machine Learning Engineer
Machine learning engineer berfokus pada penerapan model machine learning agar dapat berjalan secara konsisten dalam aplikasi atau sistem produksi.
Pekerjaannya dapat mencakup penyiapan data pelatihan, pengujian model, optimalisasi kinerja, integrasi model ke dalam aplikasi, serta pemantauan hasil setelah sistem digunakan.
Profesi ini membutuhkan kemampuan Python, pemahaman algoritma machine learning, pengolahan data, serta keterampilan penerapan dan pemeliharaan perangkat lunak.
Meski berkaitan erat dengan AI engineer dan data scientist, ketiga profesi tersebut memiliki penekanan pekerjaan yang berbeda.
Tanggung jawabnya juga dapat saling bersinggungan, bergantung pada struktur tim dan kebutuhan perusahaan.
Keterampilan yang Perlu Disiapkan Sejak Kuliah
Mahasiswa yang ingin menekuni bidang AI atau sains data tidak cukup hanya mengandalkan teori perkuliahan.
Ada sejumlah kompetensi yang perlu dikembangkan secara bertahap agar lebih siap menghadapi kebutuhan industri.
Pertama, menguasai bahasa pemrograman. Python dan SQL menjadi keterampilan dasar yang relevan untuk mengolah data, melakukan analisis, dan membangun solusi berbasis perangkat lunak.
Kedua, memperkuat matematika dan statistik. Pemahaman terhadap kedua bidang ini penting, terutama bagi mahasiswa yang ingin mendalami analisis prediktif dan machine learning.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

