Permintaan Hewan Kurban Turun 10 Persen

Permintaan Hewan Kurban Turun 10 Persen

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memperkirakan, terjadi penurunan permintaan hewan kurban pada Idul Adha tahun ini. Penurunan tersebut diakibatkan pandemi Covid-19 yang memukul daya beli masyarakat. Jika pada hari raya sebelumnya, permintaan hewan kurban mencapai 1,6 juta ekor, tahun ini menjadi sekitar 1,5 juta ekor.

Angka tersebut sudah mencakup seluruh jenis hewan kurban, seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba.

“Diprediksi pada 2021 ini akan mengalami penurunan sekitar 10 persen karena melihat kondisi pandemi covid-19,” kata Direktur Kesehatan Hewan Kementan Nuryani Zainuddin, Selasa(13/7).

Meski pihaknya memperkirakan terjadi penurunan permintaan hewan kurban, Nuryani tetap menjamin ketersediaan hewan kurban memenuhi kebutuhan Idul Adha.

“Dari catatan Kementan, saat ini ada sekitar 1,76 juta ekor hewan kurban siap potong,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI), Nanang Purus Subendro justru melihat penurunan permintaan hewan kurban di lapangan tahun ini melebihi 10 persen.

“Peternak dibuat harap-harap cemas. Pasalnya, permintaan hewan kurban hingga H-8 Iduladha masih di bawah 50 persen dari yang sudah disiapkan,” kata Nanang.

Kendati begitu, kata Nanang, peternak sudah mengantisipasi penurunan permintaan, sehingga hewan kurban yang disiapkan sudah dikurangi.

“Meski sudah dikurangi, tetap saja masih banyak ternak yang belum terserap pasar. Situasinya agak harap-harap cemas,” pungkasnya. (der/fin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: