Ratusan Pelajar SMP Tolak Vaksinasi

Ratusan Pelajar SMP Tolak Vaksinasi

TASIKMALAYA - Ratusan pelajar SMP di Kota Tasikmalaya diduga menolak divaksinasi. Hal ini diduga akibat para siswa tersebut merasa risi dan orang tua siswa pun merasa ketakutan dengan kegiatan vaksinasi ini. 

Para orang tua siswa ini tidak mengizinkan anaknya untuk divaksinasi dengan membuat surat pernyataan yang dibuat oleh pihak sekolah tersebut. Siswa yang menolak divaksin ini adalah SMP YPI Alhuda Peundeuy Linggajaya, Kecamatan Mangkubumi. Sebanyak 194 siswa yang menolak pelaksanaan program vaksinasi tersebut.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP YPI Ayi Nurjamil mengatakan, pihaknya sebelum pelaksanaan program vakinasi ini membagikan surat pernyataan.  “Namun, dari sebanyak 320 siswa, hanya 126 siswa yang diizinkan oleh orang tua mereka, untuk divaksin,” ungkap Ayi kepada wartawan, Rabu (9/9).

Sementara itu, setengah dari jumlah siswa yang tidak mengikuti program vaksinasi ini menanggapi beragam. Seperti akibat ketentuan administrasinya bermasalah, karena penyakit yang diderita, hingga risi untuk divaksinasi. 

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasik, Uus Supangat mengaku belum menerima informasi soal hal ini. Kata dia, laporan soal vaksinasi baru masuk ke pihaknya biasanya setiap sore hari. “Belum dapat info soal itu saya mah. Coba nanti saya cek dulu ya. Karena biasanya laporannya masuk ke saya jam 16.00 WIB. Kan jadwal vaksin itu sampai jam 14.30 WIB,” tuturnya saat dihubungi melalui ponselnya.

Jika memang terjadi ada penolakan, jelas dia, biasanya minta ditangguhkan dulu karena ingin diperiksa dulu kesehatan siswanya. Beberapa waktu lalu juga sempat ada tapi akhirnya semua siswa divaksin dan orang tuanya mengizinkan. “Ya biasanya seperti itu kalau memang terjadi nanti kami edukasi lagi. Nanti saya hubungi balik ya kang kalau sudah dapat informasi pastinya,” jelasnya. (rezza rizaldi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: