KKB Telanjangi Tiga Suster dengan Parang, Pangeran: Tidak Ada Toleransi Lagi

KKB Telanjangi Tiga Suster dengan Parang, Pangeran: Tidak Ada Toleransi Lagi

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR Fraksi PAN Pangeran Khairul Saleh geram dengan perlakuan KKB terhadap tenaga kesehatan di Pegunungan Bintang, Papua.

 

Menurut dia, pembunuhan dan pembakaran fasilitas kesehatan adalah tindakan keji. Menurutnya, tindakan tersebut sudah di luar batas kemanusiaan. Dan bentuk pelanggaran HAM yang nyata.

 

“Menganiaya dan membunuh tenaga kesehatan dan membakar fasilitas kesehatan merupakan aksi perlawanan terhadap pemerintah. Tidak ada toleransi lagi bagi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Harus dibasmi, dihentikan, dan ditindak tegas!” tegasnya.

 

“Sungguh perbuatan yang amoral dan tidak berperikemanusiaan. Tiga suster ditelanjangi dengan parang lalu dianiaya dengan keji. KKB telah ingkar janji tidak akan menyerang puskesmas dan tenaga kesehatan. Buktinya mereka melakukan aksi brutal dan biadab,” lanjutnya dikutip laman Fraksi PAN, Rabu (22/9).

 

Ia pun meminta TNI dan Polri segera menindak tegas KKB di Papua. Tindakan tersebut, kata Pangeran, pelaku harus ditangkap dan diproses hukum secepatnya.

 

Pangeran pun secara khusus juga meminta TNI-Polri untuk menjamin keamanan dan keselamatan nakes di Papua, apalagi di masa pandemi Covid-19 ini.

 

“Saya meminta kepada aparat keamanan, untuk bekerja serius dan menjamin keamanan serta keselamatan pelayanan kesehatan di seluruh Papua,” tandas politisi PAN tersebut. (khf/fin)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: