Yamaha 2022-09

Terungkap! ISIS Dilaporkan Meneror Sekolah Muslim di Israel

Terungkap! ISIS Dilaporkan Meneror Sekolah Muslim di Israel

Ilustrasi ISIS. Foto:-Int-JPNN.com

Radarcirebon.com, NAZARETH - ISIS atau kelompok Negara Islam Irak Suriah berencana melanjutkan teror di Israel dengan semakin gencar.

Baru-baru ini dilaporkan bahwa, gerombolan teroris ini sudah menargetkan serangan terhadap sejumlah lokasi di Israel, salah satunya sekolah Muslim di Nazareth.

Laporan ISIS berniat terus meneror Israil termasuk sekolah Muslim di sana terungkap lewat polisi dan lembaga intelijen.

Disebutkan bahwa, baru-baru ini keamanan dalam negeri Israel, Shin Bet, menangkap enam tersangka sel ISIS beberapa pekan lalu.

BACA JUGA:Rusia Kalah di Lyman, Ramzan Kadyrov Minta Nuklir ke Putin

BACA JUGA:Penggemar Jeroan Bisa Merapat ke Mindho Kicthen, Cek Alamatnya di Sini

Para tersangka tersebut bernama Mahmoud Ahab Suleiman (25), A-Jafar Suleiman (21), Muman Nijam (20), Ahmed Balel Suleiman (18), Jihad Baqr (20), dan seorang lagi yang masih di bawah umur.

Lebih lanjut diumumkan oleh Shin Bet, hasil operasinya itu pada Minggu, (2/10/2022) pagi.

Mengutip JPNN.com, disebutkan bahwa Laman The Jerusalem Post mewartakan investigasi Shin Bet menemukan sel ISIS akan menyerang halte bus di dekat kantor polisi dan sebuah taman yang sering dikunjungi umat Yahudi.

Tersangka yang ditangkap juga menyiapkan serangan terhadap sebuah sekolah menengah atas (SMA) Muslim di Nazareth.

BACA JUGA:Penukaran Tiket Pertandingan Persib vs Persija Imbas Tragedi Kanjuruhan, Begini Kata Manajemen

Rencana teror itu didasari keyakinan para tersangka bahwa sekolah Islam tersebut dijalankan dengan cara-cara kafir.

"Shin Bet dan kepolisian akan terus melakukan segala daya dan menggunakan semua tindakan untuk menangani fenomena yang terkait ideologi Islam radikal, dan secara lebih awal menghilangkan niat yang membahayakan keamanan Negara Israel," ujar pernyataan lembaga bermoto 'Magen veLo Yera'e' atau tameng tak terlihat itu.

Aparat keamanan ISrael mengungkapkan para tersangka itu getol menggelar propaganda di dunia maya.

Sumber: jpnn.com