Banjir dan Tanah Longsor Sebabkan Dua Desa Di Lereng Semeru Terisolasi

Banjir dan Tanah Longsor Sebabkan Dua Desa Di Lereng Semeru Terisolasi

Ilustrasi banjir dan tanah longsor-Pixabay-

Radarcirebon.com, LUMAJANG - Akibat hujan deras yang mengakibatkan banjir dan tanah longsor, membuat penduduk di desa Ranupani, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur terisolasi sejak Jumat 7 Oktober 20222.

Curah hujan deras sempat mengguyur desa tersebut dan berakibat banjir.

Hal itu diungkapkan Danramil Senduro Kapten Arm Ony Ariyanto dalam keterangan videonya.

Kapten Ony menyampaikan bahwa desa itu diterjang banjir.

BACA JUGA:Manchester City Menang 4-0 Saat Menjamu Southampton, Haaland Kembali Cetak Gol Penentu Kemenangan

"Kami sempat kesulitan menjangkau desa itu," kata Kapten Ony, Sabtu 8 Oktober 2022.

Ada beberapa titik longsor cukup parah saat menuju Desa Ranupani lantaran akses jalan tertutup longsor. 

Jalan tak bisa dilalui kendaraan roda empat dan dua.

"Memang penuh perjuangan menjangkau Desa Ranupani karena ada enam titik longsor yang sangat parah," ungkap Kapten Ony.

BACA JUGA:Jika Tak Kooperatif, Rizky Billar Bakal Dijemput Paksa oleh Penyidik Polres Metro Jaksel

Akibatnya, Desa Ranupani terisolir.

"Kami berusaha membuka akses jalan tertutup material longsor tersebut," tutur Kapten Ony.

Pihaknya mengambil alih mengatasi material longsor.

Termasuk mengevakuasi serta melakukan langkah-langkah penyelamatan warga terdampak di Desa Ranupani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: reportase