Mochamad Achir (44), Wong Cirebon Pemeran dr Soeharto di Film Soekarno

Mochamad Achir (44), Wong Cirebon Pemeran dr Soeharto di Film Soekarno

**Tak Menyangka Lolos Casting, Cuti Tahunan dari BNN Kuningan   Sudah nonton film Soekarno?  Ya, film Indonesia yang mengisahkan sejarah Soekarno dalam upaya memproklamirkan kemerdekaan ini, belum lama hadir di bioskop seluruh Indonesia termasuk Cirebon, tepatnya pada 11 Desember 2013. Namun, adakah yang menyangka bahwa salah satu tokoh di film tersebut diperankan oleh putra asli Cirebon? Siapakah dia? Berikut laporan  reporter Radar Cirebon, Mike Dwi Setiawati.   IKUT terlibat dalam sebuah film layar lebar di Indonesia adalah kebanggaan bagi Mochamad Achir. Pria 44 tahun ini adalah salah satu pemain film Soekarno, sebuah karya sutradara terkenal, Hanung Bramantyo. Achir memerankan tokoh dr Soeharto, yang dalam film tersebut adalah dokter pribadi Soekarno. Perjalanan Achir untuk bisa andil dalam produksi film Soekarno karena dirinya berhasil lolos casting. Pria kelahiran Cirebon, 3 November 1969 itu awalnya sempat tak menyangka bisa lolos casting dan ikut dalam produksi film. \"Dan yang lebih mengejutkan lagi, ada pemain asal Cirebon namanya Agus Mahesa, beliau berperan sebagai Ki Hajar Dewantoro. Kami sama-sama alumni SMAN 2 Cirebon. Dulu, kami aktif bersama di teater sekolah,\" ujar Achir saat ditemui Radar bersama kakaknya Chaerul Salam. Bermain film layar lebar adalah pengalaman pertama bagi Achir. Apalagi, dalam film kali ini, Achir harus berakting dengan aktor dan aktris terkenal seperti Lukman Sardi, Maudy Kusnaedi, Aryo Bayu, Ferry Salim, dan Sujiwo Tejo. \"Sempat kesulitan juga, karena ini pertama kalinya main di layar lebar,\" ungkap pria yang saat ini anggota Unit Reskrim Polres Cirebon Kota yang diperbantukan di Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Memerankan tokoh dr Soeharto dengan karakter seorang dokter yang bijaksana dan tenang, membuat Achir sedikit kesulitan. Ditambah saat produksi, Achir harus konsentrasi di depan kamera-kamera yang merekam setiap adegannya. \"Satu kali take, ada empat sampe lima kamera. Benar-benar detail, salah sedikit pasti ketahuan. Itulah hebatnya Hanung, beliau sangat detail,\" bebernya. Demi totalitas melakoni peran, Achir sampai-sampai ambil cuti tahunan di tempat ia bekerja. \"Sengaja ambil cuti tahunan dan atas izin serta dukungan penuh Kepala BNNK Kuningan, Guruh Zulkarnaen, saya bisa ikut terlibat di film Soekarno,\" tuturnya. Film yang banyak mengambil Jogjakarta sebagai latar saat produksi ini, ditayangkan di tujuh negara. Di antaranya selain Indonesia, juga Jepang, Singapura, Malaysia, Thailand, Kamboja, dan Timor Leste. Achir mengatakan, film Soekarno adalah film sejarah yang patut ditonton oleh anak-anak muda Indonesia. \"Film ini menceritakan bagaimana semangat juang yang tinggi pemuda-pemuda Indonesia memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia,\" terangnya. Achir juga berpesan kepada seluruh pemuda Cirebon, jangan berhenti berkreativitas. Karena menurutnya, dengan kreativitas semua peluang terbuka lebar. \"Dibarengi juga dengan kemauan,\" ujarnya. Sementara itu, kakak Achir, Chaerul Salam, yang juga Kepala Bidang Perpustakan Kota Cirebon, turut bangga dengan karir sang adik. Ia juga menyarankan anak-anak muda Cirebon untuk menonton film ini. \"Banyak sekali pelajaran yang bisa dipetik dari film Soekarno. Film yang patut ditonton,\" ujar pria yang pernah bermain di film Fatahillah berperan sebagai Ki Gede Trusmi itu. Meski baru tayang tiga hari, namun film ini mendapat respons yang baik di masyarakat Cirebon. Seperti yang dikatakan Manajer XXI CSB Cirebon, Dwi Cahyono. \"Hari pertama film Soekarno tayang sudah tercatat kurang lebih 500 penonton. Untuk film nasional seperti ini responsnya sangat bagus,\" kata Dwi. Tak hanya mendapat respons yang bagus, dalam film berdurasi 137 menit itu, di awal penayangan ada perintah kepada penonton untuk berdiri sejenak menyanyikan lagu Indonesia Raya. \"Saya lihat, seluruh penonton berdiri, itu tandanya mereka benar-benar fokus dan punya rasa semangat nasionalisme. Saya salut, apalagi ada orang Cirebon yang ikut berperan di film Soekarno,\" pungkas Dwi. (*)   foto 1   FOTO: ILMI YANFA’UNNAS/RADAR CIREBON BANGGA. Mochamad Achir, pemeran dr Soeharto dalam film Soekarno foto bersama sang kakak, Chaerul Salam saat ditemui Radar di kawasan Bima Kota Cirebon, kemarin.   foto 2 FOTO: IST/RADAR CIREBON BERSAMA ARTIS PAPAN ATAS. Mochamad Achir (kiri), bersama Maudy Kusnaedi dan Ario Bayu sempatkan foto bersama di sela-sela syuting film Soekarno.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: