Sinergitas BPH MIGAS-DPR RI, Bambang Hermanto Soroti Proyek Pembangunan Pipa Transmisi Gas CiSEM

Sinergitas BPH MIGAS-DPR RI, Bambang Hermanto Soroti Proyek Pembangunan Pipa Transmisi Gas CiSEM

Bambang Hermanto SE, Anggota Komisi VII DPR-RI saat menghadiri sosialisasi tugas dan fungsi kinerja BPH Migas di Hotel Patra, Sabtu lalu (12/11/2022). -Dedi Haryadi-radarcirebon.com

Radarcirebon.com, CIREBON-Terkait BBM, BPH Migas  wajib memastikan BBM dalam menunjang kegiatan di hilirisasi BBM tiap daerah-daerah SPBU, agen-agen khususnya di Provinsi Jawa Barat.

Hal tersebut diungkapkan Bambang Hermanto SE, Anggota Komisi VII DPR-RI saat menghadiri sosialisasi tugas dan fungsi  kinerja BPH Migas di Hotel Patra, Jl Tuparev, Kabupaten Cirebon, Sabtu lalu (12/11/2022).  

"BBM subsidi dan non subsidi memang harus tercukupi dan menjaga ketersediannya khususnya daerah 3 T (Terdalam, Terluar dan Terpencil),"ungkapnya.

Begitupun dengan gas, menurut Bambang Hermanto, jaringan pipa gas yang menjadi kewenangan BPH migas untuk menetapkan toll fee jaringan transmisi maupun harga jual pada jaringan distribusi ke konsumen.

BACA JUGA:UMK Jawa Barat 2023 Naik, Begini Cara Menghitung Besarannya

"Pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (jargas) merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan pemanfaatan gas bumi dan menekan subsidi BBM serta mendorong penggunaan energi yang lebih bersih. Oleh karena itu kami mengharapkan kepada badan penyalur migas untuk dapat bersinergi dan membantu masyarakat dalam peningkatan Pembangunan jargas untuk rumah tangga pedesaan dan perkotaan pada wilayah dapil kami,"ujarnya.

Bambang menyebutkan, hingga saat ini pemanfaatan gas bumi di dalam negeri masih belum maksimal dan harus didukung oleh berbagai rencana untuk peningkatan pemanfaatan gas bumi dalam negeri.

"Termasuk rencana pembangunan jaringan distribusi gas bumi yang terpadu guna menumbuhkan pasar gas yang maju, kegiatan perdangangan gas LPG, gas melon, dan lainnya sebagai menumbuhkan kegiatan ekonomi, pengembangan wilayah dan pembukaan lapangan kerja,"sebutnya.

Dikatakan anggota Fraksi Partai Golongan Karya DPR-RI ini, program tersebut memerlukan dukungan semua untuk saling bersinergi dari pihak dari BPH Migas, PT Pertamina khususnya di bagian pemasaran, dan kementerian ESDM agar hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

BACA JUGA:Viral! SMA Tidak Boleh Ada Pungutan, Kang Emil: Harus Izin Tertulis dari Gubernur

"Sinergi antara Kementrian ESDM, PGN dan Pemkot Cirebon ini adalah kunci bagi upaya percepatan pemanfaatan gas bumi yang terus diupayakan oleh pemerintah, kami belum dapat pemberitahuan lebih lanjut tentang program pemanfaatan jargas ini, oleh karena itu kami akan menindak lanjuti agar kita dapat menerima manfaat dari jaringan gas khsususnya jargas rumah tangga,"katanya.

Bambang menyoroti proyek pembangunan pipa transmisi gas Cirebon-Semarang (CiSEM) yang  merupakan bagian dari proyek strategis nasional  dari PT Rekayasa Industri (Rekind) yang di targetkan rampung tahun 2022 dari proyek lelang transmisi gas yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2006.

"Proyek ini merupakan bagian interkoneksi pipa transmisi antara jaringan pipa transmisi Sumatera, Jawa bagian barat dengan jaringan pipa transmisi Jawa bagian timur. Oleh karena itu, kami mempertanyakan sudah sampai sejauh mana proses pelaksanaannya, karena telah mangkrak terlambat terlalu lama. Harapan kami industri migas semakin berkembang, proyek-proyek semakin berkelanjutan, BBM bagi masyarakat semakin dapat tercukupi dan Indonesia semakin eksis dalam dunia minyak gas bumi,"ucapnya.

Masih kata Bambang, pembagunan pipa transmisi ini dapat membawa dampak positif bagi pengembangan kawasan industri khusus pada wilayah Jawa Barat.

BACA JUGA:Universitas Deakin Australia dan Lancaster Inggris Buka Cabang di Jawa Barat, Kang Emil Kasih Bocoran Gini

"Setelah kita berinteraktif tanyajawab sekitar bagaimana regulasi yang dapat sejalan dan selaras dalam pengelolaan dan pengawasan BBM dan jaringan gas pada BPH migas sebagai operator dan regulator, menjadi sebagai bahan masukan dan aspirasi  bagi saya dan anggota Komisi VII DPR-RI yang dapat kami bawa sebagai masukan- masukan dalam pembuatan regulasi, peraturan yang dapat bermanfaat bagi kita masyarakat dan negara pada umumnya,"pungkasnya.

Selain Bambang Hermanto SE, hadir dalam kegiatan tersebut Daman sebagai Subkoordinator Akuntansi BPH Migas, dan Rainer sebagi Sales Branch Manager Pemasaran Pertamina MOR III Cirebon. Kemudian para agen dan pangkalan gas, ormas Bapera Kabupaten Cirebon, ormas MKGR, relawan Baher Kabupaten Cirebon, serta Kader BMC (Baro Meter Center).

BACA JUGA:Cukup Rp39,31 Triliun, Laba BRI dalam 9 Bulan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: