Yamaha 2022-09

Presiden Jokowi Tak Sabar Ingin Bertemu dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim

Presiden Jokowi Tak Sabar Ingin Bertemu dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim

Presiden RI Joko Widodo -Setkab.go.id-

JAKARTA, RADARCIREBON.COM - Pasca dilantik menjadi Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim menjadi perhatian dunia.

Bahkan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) ingin segera bertemu dengan Perdana Menteri (PM) baru Malaysia Anwar Ibrahim.

Keinginan bertemu Anwar Ibrahim tersebut disampaikan saat ucapkan selamat kepada PM Malaysia itu melalui sambungan telepon dari Istana Kepresidenan Bogor, pada Kamis 24 November 2022 malam.

BACA JUGA:Kepala BKD Janar Yerry Yanuar Meninggal Kecelakaan di Tol Cipali, Wabup Kuningan: Kami seperti Keluarga

“Saya berharap kita dapat berjumpa segera untuk membahas upaya memperkokoh hubungan bilateral kita, baik ekonomi, masalah perbatasan, mengenai perlindungan warga negara kita,” katanya.

Sebelum menyampaikan keinginan bertemu Anwar Ibrahim membahas peningkatan hubungan baik dengan negara diraja Malaysia itu, Jokwi mengucapkan selamat. 

“Atas nama pemerintah, atas nama seluruh rakyat Indonesia, saya ingin mengucapkan selamat atas terpilihnya Yang Mulia sebagai Perdana Menteri kesepuluh Malaysia,” ucapnya.

BACA JUGA:Kepala BKD Jabar Yerry Yanuar, Asli Kuningan, Putera Mantan Bupati Bogor

Menurut Presiden Jokowi, Anwar Ibrahim adalah sosok yang dikenal luas di Indonesia dan dihormati oleh rakyat Indonesia.

Jokowi meyakini bahwa di bawah kepemimpinan PM Anwar Ibrahim, hubungan baik Indonesia-Malaysia akan makin maju.

Dalam perbincangan tersebut, PM Anwar Ibrahim mengucapkan terima kasih atas ucapan selamat dari Presiden Jokowi.

BACA JUGA:Presiden Tinjau Posko RS Sayang Cianjur, Pastikan Logistik Hingga Pasokan Listrik PLN Aman

“Terima kasih, saya anggap ini suatu penghormatan di antara yang paling awal menelepon. Ini menunjukkan bahwa saya kekal sahabat sejati Indonesia,” ujar PM Anwar Ibrahim.

PM Anwar Ibrahim pun berharap hubungan perdagangan, investasi, budaya, dan persahabatan Indonesia-Malaysia dapat terus ditingkatkan.

Sumber: reportase