FIFA World Cup 2022 Jadi Ajang Kampanye LGBT, Ini Pendapat Gus Miftah!

FIFA World Cup 2022 Jadi Ajang Kampanye LGBT, Ini Pendapat Gus Miftah!

Amerika Serikat meresmikan Undang-Undang perlindungan federal pernikahan sesama jenis dan antar-ras.-capture-CNBC Indonesia

RADARCIREBON.COM - Piala dunia 2022 yang dilaksanakan di Qatar menjadi sorotan publik dari semua kalangan. Tapi bagi beberapa pihak, hal ini dijadikan kesempatan untuk melakukan maksiat. Seperti judi bola dan kampanye LGBT.

Selain judi bola, piala dunia kali ini menjadi buah bibir karena menjadi ajang kampanye LGBT, banyak tim dari negeri-negeri luar yang mendukung aksi "hak asasi manusia" tersebut.

Meskipun pada awalnya, tuan rumah Qatar sudah menolak keras adanya kaum sodom tersebut di piala dunia 2022. Homoseksual diketahui masuk dalam kategori kriminal dengan ancaman penjara hingga tiga tahun di Qatar.

Oleh sebab itu, penyelenggara Piala Dunia 2022 pun melarang atribut yang terasosiasi dengan LGBT. Namun beberapa negara ngotot ingin mengenakan atribut LGBT seperti ban kapten.

BACA JUGA:Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina Desember 2022 Seluruh Indonesia, Cek di Sini!

Bukan itu saja, beberapa waktu lalu aksi timnas Jerman tutup mulut saat berfoto jelang kick-off melawan Jepang ikut jadi sorotan.

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes kepada FIFA yang melarang mereka memakai ban kapten pelangi 'One Love' sebagai kampanye ramah LGBT di Piala Dunia 2022.

Bendera LGBT juga sempat berkibar saat laga Portugal vs Uruguay hingga menuai kritik dan protes dari sejumlah pihak.

BACA JUGA:RS Permata Cirebon Tangani Penemuan Bayi di Pinggir Sungai

Pesan Gus Miftah pada Seluruh Umat Muslim

Dan terkait hal tersebut, sampai menarik perhatian Gus Miftah, seorang tokoh agama yang dikenal dekat dengan Dedy Corbuzier tersebut buka suara.

ia berpesan pada semua umat muslim agar tidak mendukung tim yang mendukung dan membenarkan aksi LGBT tersebut.

Gus Miftah mengingatkan Allah SWT melaknat orang-orang yang melakukan kejahatan dan penyimpangan seksual seperti yang dilakukan kaum Nabi Luth, kaum Sodom.

"Sebagaimana dijelaskan dalam Alquran pada Surah Huud ayat 82, kaum Sodom ditimpa azab yang begitu pedih dan mengerikan akibat perbuatan mereka yang senang berhubungan dengan sesama jenis atau homoseksual," tegasnya.

"Kisah kaum Sodom itu sangat jelas menggambarkan kemurkaan Allah SWT pada orang-orang yang berbuat homoseksual," tukasnya.

BACA JUGA:Tiga Fitur Penting Tingkatkan Performa Gadget yang Jarang Di Ketahui

Disebutkannya dalam hadits yang melalui jalur Abdurrahman bin Mahdy, Zubair bin Muawiyah, hingga Ibnu Abbas menerangkan Rasulullah menjelaskan tentang orang-orang yang mendapat laknat Allah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: