Terungkap! Luna Maya Keturunan Cirebon, Kakek dari Pegagan Palimanan, Nih Buktinya

Terungkap! Luna Maya Keturunan Cirebon, Kakek dari Pegagan Palimanan, Nih Buktinya

Artis Luna Maya ternyata keturunan Cirebon, kakeknya berasal dari Desa Pegagan, Kecamatan Palimanan.-Ist/Luna Maya-radarcirebon.com

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Artis Luna Maya ternyata keturunan Cirebon. Kakeknya yakni Soedjono adalah warga Desa Pegagan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon.

Selama ini, Luna Maya selalu disebut berasal dari Bali, padahal dia adalah keturunan asli dari Cirebon. Tepatnya di Desa Pegagan, Palimanan.

Bahkan, untuk membuktikan bahwa dirinya keturunan Cirebon, Luna Maya mengunjungi makam kakeknya di Desa Pegagan.

"Menurut tanteku bilangnya di sekitar sini. Waktu kakek meninggal memang kita nggak ada yang dateng, aku masih kecil," kata Luna Maya, belum lama ini.

BACA JUGA:Nanas Muda Bisa Menggugurkan Kandungan, Fakta atau Mitos? Simak Penjelasannya

BACA JUGA:Syahrini, Reino Barack dan Khabib Nurmagomedov Bertemu, Ada Rencana Apa?

Menurut Luna Maya, berdasarkan informasi dari tantenya, sang kakek meninggal sekitar tahun 1991 di Desa Pegagan.

Bahkan, di desa tersebut ada makam khusus yang disebut sebagai Makam Keluarga Soedjono yang berada di komplek pemakaman Kroya.

Diungkapkan Luna Maya, saat sang kakek meninggal dunia, dirinya masih berusia sekitar 9 tahun.

Dia mengaku hanya sekali bertemu dengan sang kakek saat masih berusia 4 tahun. Karenanya tidak terlalu mengenal sosok sesepuhnya itu.

BACA JUGA:Dianiaya Diduga Preman, Pelaksana Proyek Lapor Polisi

BACA JUGA:Istri Polisi Curhat Suami Selingkuh, Surat Terbuka Untuk Kapolres: Mohon Ijin Bapak...

Saat berkunjung ke Makam Kroya tersebut, sang tante memberikan petunjuk bahwa tempat pemakaman berada di dekat sumur yang biasa dipakai untuk mencuci kaki.

Benar saja, di lokasi itu ada sumur dan persis berada di belakang sebuah masjid. Sayangnya, di komplek pemakaman itu, banyak nisan yang tidak memiliki nama.

Sehingga Luna Maya saat datang berkunjung cukup kesulitan mencari. Penjaga makam dan warga setempat juga kesulitan mencari makam itu, lantaran kebanyakan orang tua dulu cukup sulit dikenali makamnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: