Rumor Perselingkuhan dalam Kasus Pembunuhan Kepala Desa di Serang, Warga: 'Bu Bidan Emang Gembloh'

Rumor Perselingkuhan dalam Kasus Pembunuhan Kepala Desa di Serang, Warga: 'Bu Bidan Emang Gembloh'

Ilustrasi ciri-ciri pasangan melakukan selingkuh.-Aleksandr Burzinskij-pexels.com

SERANG, RADARCIREBON.COM - Dugaan perselingkuhan di balik kaus pembunuhan Kepala Desa di Serang makin menguat.

Rumor ini jadi perbincangan hangat di kalangan warga. Namun demikian, belum ada fakta yang menjadi bukti kuat.

Meski demikian, seorang warga Kampung Sukamanah, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten mengatakan, dugaan adanya perselingkuhan cukup kuat.

“Soalnya si Bu bidan ini emang kalau dilihat-lihat mah gembloh (bohay), putih mah enggak, cuma hitam manis,” kata warga yang enggan disebutkan namanya itu dilansir Radar Banten, Senin 13 Maret 2023.

Di sisi lain, warga mulai mengaitkan kasus pembunuhan kepada desa di Serang ini dengan isu perselingkuhan, lantaran korban dengan pelaku selama ini dinilai tidak saling mengenal.

BACA JUGA:Viral, Video Penumpang Kereta Api Cekcok dengan Satpam Gara-gara Vaksin, Begini Penjelasan KAI Daop 3 Cirebon

Sedangkan istri terduga pelaku yang berprofesi sebagai bidan desa sering keliling di Desa Curuggoong.

Meski demikian, warga yang jadi sumber Radar Banten juga tidak bisa memastikan, apakah dugaan perselingkuhan itu benar-benar nyata atau tidak.

“Tapi saya enggak pernah lihat Bu Bidan dan Pak Kades berduaan,” ucapnya.

Sebelumnya, seorang kepala desa di Serang, Banten bernama Salamunasir meninggal dunia diduga dibunuh oleh oknum Mantri berinisial SU.

Terduga pelaku yang berdinas di RSUD Provinsi Banten kini sudah diamankan oleh polisi.

BACA JUGA:Kepala Desa Ditusuk dengan Jarum Suntik Lalu Kejang-kejang hingga Nyawa Melayang, Pelaku Seorang Mantri

Adapun, SU diduga membunuh kepala desa di Serang dengan cara menusukan jarum suntik yang berisi cairan beracun. 

Korban ditusuk pada bagian punggung oleh Mantri SU pada Minggu 12 Maret 2023 sekitar pukul 12.00 WIB. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: