Kampung Unik di Tengah Belantara Hutan Garut, Jawa Barat, Memegang Teguh Mazhab Imam Syafi'i

Kampung Unik di Tengah Belantara Hutan Garut, Jawa Barat, Memegang Teguh Mazhab Imam Syafi'i

Pemukiman warga di Kampung Dukuh, kampung unik di belantara hutan Kabupaten Garut, Jawa Barat. Foto: -indonesiakaya.com-

RADARCIREBON.COM - Kampung unik yang satu ini ada di wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat. Namanya Kampung Dukuh, kampung adat yang terletak di tengah belantara hutan. 

Mengutip @garutkab.go.id, Kampung Dukuh merupakan kampung adat yang bernuansa Islami. 

Warganya memegang teguh adat dan tradisi yang bernafaskan ajaran sufi dalam Mazhab Imam Syafi'i. 

Kabupaten Garut di Jawa Barat memiliki wilayah pegunungan yang masih asli. Hutan lebat dengan kekayaan alam yang sangat besar.

Adat istiadat masyarakat Sunda juga terjaga dengan baik di sejumlah kawasan. Nah, salah satu yang paling unik ada di tengah belantara hutan di Desa Ciroyom, Kecamatan Cikelet.

Di tengah lebatnya hutan tropis, terdapat sebuah kampung dengan deretan rumah-rumah panggung berbilik bambu.

Pandangan hidup warganya menentukan tatanan yang ada di kampung ini. Termasuk kesederhanaan yang tercermin dari perilaku hidup mereka.

BACA JUGA:Julukan Baru untuk Pratama Arhan dari Media Argentina, Disebut 'Orang Gila'

BACA JUGA:Ronaldo dan Georgina Rodriguez Sudah Punya Rencana Menempuh Jalur Hukum

Tatanan ini terus dipertahankan hingga sekarang. Meski berada di tengah belantara hutan dan seolah terisolir dari dunia luar, namun warga Kampung Adat Dukuh tetap hidup bahagia.

Adat istiadat yang terus dipertahankan ini antara lain bentuk bangunan rumah panggung dengan dinding bilik bambu.

Atap rumah pun dilarang menggunakan genteng dan tidak boleh ada jendela kaca.

Aturan yang yang ditaati warga desa ini merupakan refleksi dari tatanan hidup sederhana yang diajarkan kaum sufi.

Warga Kampung Dukuh menjunjung tinggi tatanan hidup yang harmonis. Sehingga, hidup yang bermwah-mewahan dianggap tidak selaras dan akan menyebabkan kehidupan yang tidak harmonis. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: