Muhammadiyah Bisa Dilibatkan dalam Pembinaan Ponpes Al Zaytun

Muhammadiyah Bisa Dilibatkan dalam Pembinaan Ponpes Al Zaytun

--

JAKARTA, RADARCIREBON.COM - Melibatkan Muhammadiyah dalam pembinaan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun diusulkan oleh Mantan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman.

BACA JUGA:MPP Kabupaten Cirebon Diresmikan MenpanRB, Bupati Imron: Permudah Masyarakat Akses Pelayanan

Sebab, menurut Irman, sebagai salah satu organisasi masyarakat (ormas) Islam terbesar di Indonesia, Muhammadiyah bisa menjadi solusi jika pemerintah tidak mau membubarkan ponpes Al Zaytun.

“Kalau pemerintah tidak membubarkan Al Zaytun dan berniat memperbaikinya, saya kira Muhammadiyah tepat untuk dilibatkan,” ujar Irman melalui keterangannya, Kamis 13 Juli 2023.

Irman mengungkapkan, bahwa Muhammadiyah punya pengalaman dalam mengelola lembaga besar, baik di bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan dan lainnya.

Disebutkan, berdasarkan data 2018, perserikatan yang didirikan KH. Ahmad Dahlan itu memiliki 2.604 sekolah dasar, 1.722 SMP/sederajat, 1.291 SMA/sederajat, 160 pesantren, dan 177 perguruan tinggi.

BACA JUGA:Danramil Harjamukti Apresiasi Babinsa Argasunya Ringkus Pelaku Asusila Terhadap Anak

Muhammadiyah juga memiliki 461 fasilitas kesehatan, termasuk rumah sakit-rumah sakit besar di berbagai kota. 

Organisasi yang eksis sejak 1912 itu juga punya 384 yayasan yatim piatu maupun duafa.

Di bidang ekonomi, organisasi yang bermarkas di Yogyakarta tersebut memiliki Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Muhammadiyah demi mendorong kewirausahaan dan perekonomian umat Islam.

Oleh karena itu, Irman mendorong pemerintah melibatkan Muhammadiyah dalam meluruskan dan membina para santri Al Zaytun.

BACA JUGA:Bareskrim Polri Kirim SPDP, Panji Gumilang Bakal Ditangani Kejagung

Irman meyakini kolaborasi pemerintah dan Muhammadiyah akan menyelamatkan ribuan santri Al Zaytun dari penyimpangan akidah.

“Jika Kementerian Agama dan Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan mengamanatkan Muhammadiyah untuk mengelola dan membina siswa atau santri Al-Zaytun, saya yakin akan berhasil dengan baik,” tandasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: reportase