Kadis BMCK Janji Segera Parbaiki Lubang Trotoar

Kadis BMCK Janji Segera Parbaiki Lubang Trotoar

MAJALENGKA – Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Majalengka Agus Tamim ST MT menegaskan, adanya lubang trotoar yang berada di Jl Ahmad Yani, Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka akibat rusaknya drainase di lokasi jalan tersebut. Agus bereaksi untuk meninjau secara langsung ke lokasi, Rabu (22/1) usai menghadiri acara pelantikan serempak kepala desa. Ia menilai jika lubang tersebut memang dinilai bisa mengancam keselamatan sejumlah pengguna trotoar yang melintas. Berdasarkan pantauan dirinya, kondisi lubang yang ambles itu disinyalir karena tipisnya konstruksi cor pada bagian atas atau jalan yang sudah ditata dengan paving block tersebut. Selain itu, kondisi di dalam lubang sudah seperti gorong-gorong dan menganga. “Ini jelas tidak bisa dibiarkan terlalu lama. Harus diperbaiki secepat mungkin. Karena ini sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan,” terangnya. Faktor drainase yang tidak baik harus segera diatasi agar kondisi kontruksi pada jalan terutama di depan Masjid Agung Al-Imam tidak menganggu aktivitas warga yang melintas. Ditanya kapan bakal memperbaiki lubang tersebut, ia mengatakan secepatnya dalam waktu satu minggu ini bakal segera diperbaiki. “Mungkin paling lambatnya mulai awal pelaksanaan minggu depan. Kita akan atasi dan perbaiki. Jangan sampai nanti bisa muncul korban akibat terperosok ke lubang ini,” janjinya. Agus juga mengimbau kepada masyarakat Majalengka untuk segera melaporkan jika melihat temuan sama seperti kondisi tersebut. Pasalnya, ia menilai bukan akibat tidak memperhatikan secara serius melainkan minimnya informasi yang masuk. “Kalau ada temuan-temuan secepatnya bisa diinformasikan kepada pihak kami. Agar secepatnya bisa ditanggapi,” pesannya. Warga setempat Jajang mengapresiasi tindakan yang dilakukan kadis BMCK untuk berkesempatan melakukan survei secara langsung. Mudah-mudahan dalam waktu dekat instansi tersebut segera memperbaiki kondisi lubang yang sudah sangat memprihatinkan. Pasalnya, bukan tidak mungkin jika hal ini terus dibiarkan bisa menyebabkan pejalan kaki terjatuh. Menurutnya, sejak trotoar itu selesai ditata terlihat lubang besar di tengah-tengah trotoar malah tidak ditutupi oleh benda atau sejenisnya. Itu hanya dibatasi dengan bekas pagar jenis beton saja. Ini sangat membahayakan pejalan kaki, padahal kedalaman lubang tersebut bisa mencapai sekitar 1 meter. (ono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: