Data Prakiraan Cuaca di Aplikasi Smartphone Sering Meleset, BMKG Jelaskan Penyebabnya

Data Prakiraan Cuaca di Aplikasi Smartphone Sering Meleset, BMKG Jelaskan Penyebabnya

Ilustrasi cuaca -Amy Z-Pixabay

“Terbatasnya data tersebut tentu saja tidak mampu merepresentasikan kondisi cuaca dan iklim di seluruh wilayah Indonesia," imbuh Guswanto.

BACA JUGA:Erick Thohir Kena Prank? Ini Pantun Kode Cawapres Prabowo Subianto, Ada Kata Solo Balapan

Ditegaskan kembali oleh Dwikorita, inilah jawaban mengapa informasi cuaca yang dikeluarkan aplikasi smartphone tidak jarang meleset dan menimbulkan kebingungan masyarakat. 

Karena tidak divalidasi atau diverifikasi dengan data observasi faktual di lapangan, yang lebih merepresentasikan kondisi dan dinamika cuaca di Indonesia.

Dwikorita menambahkan pula, pemodelan global yang "di-downscale" tersebut tentunya tidak cukup akurat untuk merepresentasikan kondisi faktual di Indonesia yang sangat kompleks dan dinamis. 

Terlebih, kondisi cuaca dan iklim Indonesia sangat dipengaruhi oleh Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, serta Benua Asia dan Benua Australia. 

Ditambah, lanjut Dwikorita, wilayah Indonesia merupakan negara kepulauan yang dilewati oleh garis khatulistiwa dengan kondisi topografi yang kompleks.

BACA JUGA:Ritual Magis Kiat Damar Jelang Pemilihan Kuwu di Kabupaten Cirebon, Api Makin Besar, Peluang Menang

Realitas ini tentu saja sangat berpengaruh terhadap dinamika cuaca dan iklim di wilayah Indonesia.

Oleh sebab itu, Dwikorita menekankan bahwa data di BMKG, jauh lebih merepresentasikan kondisi di Indonesia yang diambil dari ratusan stasiun observasi atau ribuan peralatan observasi yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. 

Sistem processing dan pemodelan yang digunakan pun telah di-set-up sesuai dengan keunikan kondisi dan dinamika cuaca di Indonesia, sehingga hasilnya bisa jauh lebih tepat dan akurat. 

Dwikorita berharap, masyarakat bisa memanfaatkan data dan informasi yang dikeluarkan secara resmi oleh BMKG. 

Seperti diketahui, di Google Play maupun App Store terdapat banyak aplikasi prakiraan cuaca yang tersedia, selain aplikasi resmi dari pemerintah Indonesia "Info BMKG". 

Meski berbeda nama aplikasinya, namun fungsi aplikasi-aplikasi yang dikeluarkan oleh non pemerintah Indonesia tersebut kurang lebih sama, yakni untuk memprakirakan cuaca. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: reportase