Sejarah Jembatan Cikeruh Majalengka yang Sudah 3 Kali Pindah Tempat, Membentang di Atas Sungai Cimanuk

Sejarah Jembatan Cikeruh Majalengka yang Sudah 3 Kali Pindah Tempat, Membentang di Atas Sungai Cimanuk

Sejarah Jembatan Cikeruh Majalengka yang sudah 3 kali berpindah lokasi.-Apri Subroto/Ist - Diolah-radarcirebon.com

MAJALENGKA, RADARCIREBON.COM – Sejarah Jembatan Cikeruh yang ada di perbatasan Desa Sindangwasa Kecamatan Palasah dan Desa Loji Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten MAJALENGKA.

Jembatan Cikeruh merupakan akses penting penghubung lalu lintas di Jalan Raya Cirebon Bandung sejak sebelum 1970-an.

Uniknya, Jembatan Cikeruh ternyata sudah 3 kali berpindah lokasi dan membentang di atas Sungai Cimanuk yang memiliki lebar 60 meter.

Sedangkan jembatan tersebut memiliki panjang 65 Meter dengan lebar 7 Meter yang ditopang dengan konstruksi jembatan girder baja.

BACA JUGA:Pria Muslim Haram Pakai Baju Warna Kuning? Begini Jawaban Buya Yahya

Konstruksi tersebut menopang abutment beton bertulang K-250 dan dilakukan pengaspalan di atasnya sebagai pelapis.

Proyek ini merupakan bagian dari revitalisasi 37 Jembatan Callender Hamilton (CH) yang diganti di Pulau Jawa oleh Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR).

Callender Halimton atau CH merupakan rangkaian jembatan yang pertama kali dibuat oleh Insinyur Teknik Sipil asal Selandia Baru, Archibald Milne Hamilton.

Di Pulau Jawa, Jembatan CH ini lazim dibangun pada pertengahan tahun 1970-an. Tentunya termasuk Jembatan Cikeruh yang berada di Kabupaten Majalengka.

BACA JUGA:Sisi Lain Pilwu Serentak 2023, Tidak Ada Niat Terpilih Jadi Kuwu, 4 Kali Nyalon Selalu Gagal

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber yang disadur, Jembatan Callender Hamilton relatif ekonomis.

Sebab, bisa dibuat dengan rangka batang relatif kecil bila dibandingkan jenis jembatna baja lainnya seperti rangka baja Austria, Australia dan Belanda.

Sejarah Jembatan Cikeruh Majalengka

Khusus untuk Jembatan Cikeruh Kabupaten Majalengka ternyata ada sejarah yang menarik pada pembangunannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: