Kirab Pemilu, Bupati Imron Ajak Masyarakat Salurkan Hak Pilihnya

Kirab Pemilu, Bupati Imron Ajak Masyarakat Salurkan Hak Pilihnya

ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON KIRAB PEMILU: Bupati Cirebon Drs H Imron MAg didampingi Wabup Hj Wahyu Tjiptaningsih SE MSi, Ketua KPU Kabupaten Cirebon Dr Sopidi MA dan Kapolresta Cirebon Kombes Pol Arif Budiman melepas Kirab Pemilu 2024 -Andri Wiguna-radarcirebon.com

CIREBON, RADARCIREBON.COM -Bupati Cirebon Drs H Imron MAg melepas Kirab Pemilu 2024 di Stadion Ranggajati Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon, kemarin.

Kirab tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon, bahwa pada tanggal 14 Februari 2024 nanti bakal dilaksanakan pemilihan umum (Pemilu).

Nantinya, Kirab Pemilu ini akan berlangsung selama empat hari berkeliling ke sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon.

Dalam pelaksanaan Pemilu nanti, masyarakat bisa memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden, anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), hingga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi maupun kabupaten.

BACA JUGA:Filipina vs Indonesia: Aroma Kemenangan Semakin Nyata, Begini Respons Shin Tae-yong

BACA JUGA:Sidang Cerai Irish Bella dan Ammar Zoni di PA Kota Depok, Begini Penjelasan dari Hakim

“Saya minta kepada masyarakat yang sudah memiliki hak pilih, agar datang ke TPS (tempat pemungutan suara) pada 14 Februari 2024 nanti,” ujar Imron.

Selain itu, Imron juga berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Cirebon untuk menjaga kondusivitas daerah.

“Meskipun beda pilihan, kita semua harus menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika. Jaga kebersamaan dan kondusivitas,” sambungnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cirebon, Dr Sopidi MA menyebutkan, Kirab Pemilu 2024 ini merupakan salah cara untuk mengedukasi masyarakat terkait pemungutan suara.

BACA JUGA:Aroma Kemenangan Indonesia di Kandang Filipina Sudah Tercium, Begini Kata Shayne Pattynama

BACA JUGA:5 Fakta Menarik Gregoria Mariska Juara Kumamoto Masters Japan 2023

Terpenting, kata Sopidi, kirab tersebut pun sebagai cara menjadikan Pemilu sebagai sarana integrasi bangsa.
“Pemilu adalah metode untuk menyatukan seluruh elemen bangsa. Ajang ini harus dijadikan sebuah perekat, jangan dijadikan sebagai disintegrasi bangsa,” kata Sopidi. (dri/adv)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: