Tak Usah Khawatir Obesitas, Ini 3 Lemak Sehat untuk Menurunkan Berat Badan

Tak Usah Khawatir Obesitas, Ini 3 Lemak Sehat untuk Menurunkan Berat Badan

Alpukat adalah buah yang mengandung lemak sehat yang justru dapat membantu Anda dalam upaya menurunkan berat badan. -Foto: istimewa -radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM - Lemak mengandung lebih banyak kalori dibandingkan karbohidrat atau protein. Itu sebabnya banyak ahli menyarankan orang yang ingin menurunkan berat badan untuk membatasi konsumsi makanan berlemak. 

Namun, ada beberapa lemak sehat yang diyakini bermanfaat untuk diet. Pada dasarnya, menurut American Heart Association, lemak merupakan nutrisi penting yang menyediakan energi, mendukung fungsi sel, dan membantu tubuh menyerap nutrisi dan memproduksi hormon.

Lemak mengisi makanan dan meningkatkan rasanya. Daripada menghindari lemak, menambahkan sumber lemak yang tepat ke dalam pola makan Anda dapat membantu menurunkan berat badan.

BACA JUGA: Promo Pembelian Honda Vario 160 di Jawa Barat Sepanjang Bulan Januari

3 Lemak Sehat untuk Menurunkan Berat Badan

Pedoman Diet untuk Orang Amerika merekomendasikan bahwa orang dewasa berusaha mendapatkan 20-35% kalori mereka dari sumber lemak dan kurang dari 10% kalori harian mereka dari lemak jenuh. 

Sedangkan lemak baik adalah lemak tak jenuh. Berikut lemak baik dan sehat yang bisa dijadikan untuk menurunkan berat badan berdasarkan nutrisinya.

1. Alpukat

Uji klinis pada 2018 yang diterbitkan di jurnal Nutrients, dilakukan terhadap 31 orang dewasa yang kelebihan berat badan dan obesitas yang relatif sehat, menemukan bahwa mengonsumsi alpukat utuh sebagai bagian dari sarapan, dibandingkan dengan makanan tanpa alpukat, dapat menekan rasa lapar dan meningkatkan kepuasan makan.

BACA JUGA: Patroli KRYD, Polresta Cirebon Amankan Miras Hingga Sepeda Motor

2. Ikan Berlemak

Ikan, termasuk ikan berlemak seperti salmon, tuna, dan ikan teri, merupakan sumber protein alami dengan lemak sehat. 

Lemak pada ikan mengandung asam lemak omega-3 rantai panjang EPA dan DHA.

"EPA dan DHA berbeda dari asam lemak omega-3 yang ditemukan pada tumbuhan, dan mengonsumsi makanan laut adalah salah satu dari sedikit cara untuk meningkatkan nutrisi penting yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh kita". kata ahli gizi yang berbasis di Washington, D.C., Caroline Thomason. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: