Ibarat Sinetron Adzab, Mobil Pembunuh Mogok di Kuningan

Ibarat Sinetron Adzab, Mobil Pembunuh Mogok di Kuningan

Rombongan tim Polda Jabar, meninggalkan Kota Cirebon usai melakukan rekonstruksi pembunuhan berencana di Bogor.-Dedi Haryadi-radarcirebon.com

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Ibarat tayangan sinetron adzab, mobil pembunuhan berencana yang terjadi di Bogor, mengalami mogok saat hendak buang jasad korban.

Kejadian tersebut terungkap, saat dilakukan rekonstruksi tim Polda Jabar dalam rentetan kejadian.

Pembunuhan berencana yang terkuak lewat penemuan mayat tersebut, melibatkan 3 orang yang ditetapkan menjadi tersangka.

Mereka adalah Devara Putri Prananda (otak pembunuhan), Dodit Alfiansyah (pacar Devara), dan Muhammad Reza (Pembunuh bayaran).

BACA JUGA:Benarkah Devara Putri cs Kena Tulah di Kuningan? Rencana Buang Jasad Indriana ke Pangandaran Gagal Total

Sementara yang menjadi korban dari pembunuhan dengan motif cinta segi tiga ini, adalah Indriana Dewi Eka, mantan pacar Dodit.

Tubuh Indriana Dewi Eka, ditemukan di wilayah Kota Banjar terbungkus kain dengan kondisi terikat dan sudah membusuk.

Sebelumnya, Indriana Dewi Eka dieksekusi pada 20 Februari 2024 lalu di sebuah jalan sepi yang berada di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Setelah itu, para pelaku memutuskan untuk membuang jasad korban ke wilayah Pangandaran.

BACA JUGA:Selain Caleg, Profesi Otak Pembunuhan Berencana di Bogor sebagai Penjual Nasi Kuning

Sebelum dibuang, jasad Indriana dibawa berkeliling hingga ke Kota Cirebon

Mereka menggunakan mobil, tiba di Kota Udang pada tanggal 21 Februari 2024. 

Setibanya di Kota Cirebon, para pelaku mengunjungi 2 lokasi yakni E-Space Caffe di Jl Tentara Pelajar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: