13 Kantong Jenazah Sedang Diidentifikasi Tim DVI Polri, Korban Kecelakaan Maut Tol Jakarta Cikampek

13 Kantong Jenazah Sedang Diidentifikasi Tim DVI Polri, Korban Kecelakaan Maut Tol Jakarta Cikampek

Kakorlantas Polri, Brigjen Pol Aan Suhanan memberikan keterangan pers, Senin siang 8 April 2024. Foto: - Arie Firmanyah-kbe.online

13 Kantong Jenazah Sedang Diidentifikasi Tim DVI Polri, Korban Kecelakaan Maut Tol Jakarta Cikampek 

KARAWANG, RADARCIREBON.COM - Ada 13 kantong jenazah yang sedang diidentifikasi Tim DVI Polri di RSUD Karawang.

Hal itu dijelaskan oleh Kakorlantas Polri, Brigjen Pol Aan Suhanan, Senin siang 8 April 2024.  

Aan mengungkapkan, korban penumpang Grandmax seluruhnya mengalami luka bakar. Ada 6 korban yang kondisi jasadnya masih utuh.

"Korban kecelakaan di dalam grandmax semua mengalami luka bakar. Ada enam mayat yang tubuhnya masih utuh dan sedang di identifikasi," jelasnya di RSUD Karawang, Senin (8/4/2024), dilansir dari kbe.online.

BACA JUGA:2 Mobil Terbakar, Identitas Korban Kecelakaan Maut Tol Jakarta Cikampek Menurut Kombes Jules Abraham

Lebih lanjut dikatakan oleh Brigjen Aan bahwa terdapat satu korban yang sudah diketahui identitasnya. Yakni, korban yang beralamat di Kudus, Jawa Tengah.

Namun demikian, pihak kepolisian masih harus memastikan dan mencocokan identitas tersebut. 

Terkait korban luka berat dan ringan, Brigjen Aan menyebutkan bahwa telah dievakuasi untuk menjalani perawatan di RS rosela yakni, kernet dan penumpang bus.

"Sedangkan sopir bus dan Rush selamat. Kemudian sopir Grandmax belum diketahui. Kita terus lakukan penyelidikan dan sudah lakukan koordinasi untuk mengcek alamat di Kudus untuk memastikan," ungkapnya.

BACA JUGA:Gelar Apel Siaga Kelistrikan Nasional, Dirut PLN Pimpin Kesiapan Keandalan Listrik Masa Lebaran 2024

Brigjen Aan menambahkan, bahwa olah tempat kejadian perkara alias TKP dilakukan oleh tim dari Polda Jawa Barat dan Mabes Polri. 

Menggunakan PHA dan dalam waktu cepat dapat teridentifikasi penyebab kecelakaan tersebut. 

Saat ini tim identifikasi dan forensik sedang bekerja keras untuk mengungkap identitas para korban. Namun belum dapat dipastikan sampai kapan proses ini akan selesai. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: