Sesaknya Gran Max yang Rengut 12 Nyawa, Di Depan Kemungkinan Diisi 3 Orang

Sesaknya Gran Max yang Rengut 12 Nyawa, Di Depan Kemungkinan Diisi 3 Orang

Mobil gran max yang terbakar, tewaskan seluruh penumpang berjumlah 12 orang.-Tangkapan Layar Video-Youtube

RADARCIREBON.COM - Kecelakaan di jalan Tol Jakarta-Cikampek merengut 12 nyawa, semua korban merupakan penumpang dari mobil Grand Max yang terbakar.

Kecelakaan maut yang terjadi Senin, 8 April 2024 pagi itu, terjadi di ruas jalan Tol Jakarta - Cikampek KM 58.

Dalam kecelakaan beruntun itu, 3 jenis kendaraan terlibat dalam tabrakan. Dua diantaranya bahkan ludes terbakar.

Tiga kendaraan yang mengalami tabrakan beruntun itu, diantaranya adalah Daihatsu Gran Max, Daihatsu Terios, dan Bus Primajasa.

BACA JUGA:Pengakuan Sopir Bus: Tiba-Tiba Mobil Grand Max Nyebrang ke Arah Saya

Tabrakan yang berujung mobil Gran Max dan Terios terbakar itu, menyebabkan 12 penumpang dari mobil Grand Max tewas terpanggang.

Jika melihat jumlah korban hingga mencapai 12 korban, bisa dipastikan mobil grand max tersebut over kapasitas.

Mengutip halaman resmi Daihatsu, Grand Max Minibus merupakan varian yang dirancang untuk mengangkut penumpang.

Desain dari Grand Max, fokus pada kenyamanan dan kapasitas penumpang yang lebih banyak.

BACA JUGA:Hasil Uji Coba Timnas Indonesia U23: Menang 1-0 Lawan UEA

Berdasarkan ulasan halaman tersebut, biasanya Grand Max Minibus memiliki konfigurasi kursi dengan kapasitas 9 penumpang, termasuk sopir.

Jika melihat keterangan dari halaman tersebut, posisi penumpang di bagian depan diisi 2 orang termasuk sopir.

Dengan sisa 7 penumpang, bisa dibagi rata di dua bangku yang terdapat di bagian tengah dan belakang. Komposisi bisa 4 dan 3.

Namun jika melihat jumlah korban kecelakaan yang menewaskan 12 korban, pembagian kursi penumpang sudah tidak memperdulikan aturan.

Dengan jumlah 12 penumpang, kemungkinan bangku tengah dan belakang, diisi masing-masing 5 orang. Sisa 2 penumpang, menempati kursi depan berikut sopir.

Tetapi, pembagian kursi tersebut bisa saja berbeda, jika penumpang membawa banyak barang bawaan.

Dengan jumlah 12 orang, di bagian depan bisa saja diisi 3 orang berikut sopir, sisanya dibagi di dua bangku yang ada di bagian tengah dan belakang. Komposisi bisa 4 dan 5.

Sementara itu, identifikasi korban masih terus dilakukan. Dua diantaranya berhasil terungkap.

Aisya Hasna Humaira dan Najwa Ghefira teridentifikasi sebagai identitas 2 korban meninggal dunia pada kecelakaan di Tol Jakarta Cikampek Km 58.

Kedua korban melakukan perjalanan bersama bibinya yakni Eva Daniawati hendak menuju ke Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Mereka hendak menuju rumah nenek dan ziarah ke makam ayah yakni Almarhum Hadi Wibowo.

Dikutip dari radarkuningan.com, alamat keluarga yang berada di Kabupaten Kuningan belum diketahui.

Informasinya, jenazah Aisya dan Najwa akan turut dimakamkan di Kabupaten Kuningan di sisi makam sang ayah.

Terungkapnya identitas dari kedua korban, salah satunya diketahui lewat ucapan duka cita dari Keluarga Besar SIT Insantama Bogor.

Tertera informasi bahwa Aisya Hasna Humaira adalah siswakelas 12-4 SMAIT Insantama Bogor.

Kemudian Najwa Ghefira yang merupakan alumni angkatan 9 SMAIT Insantama Bogor.

"Semoga Allah SWT mengampuni dan menerima amal shalihnya dan menempatkannya dalam surga-Nya. Semoga Allah kuatkan kesabaran bagi keluarga yang ditinggalkan," demikian unggahan duka cita dari civitas akademik dikutip radarcirebon.com, Selasa, 9 April 2024.

Sebagai informasi, identifikasi korban kecelakaan di Jalan Tol Jakarta Cikampek Km 58 masih terus dilakukan.

Dari sebagian jenazah yang sudah diidentifikasi adalah Aisya dan Najwa. Mereka adalah warga Perumahan Rumah Sakit PMI Blok C1/15 RT 003 RW 11, Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Keduanya pergi bersama sang bibi yakni Eva Daniawati yang merupakan warga Kampung Salem, Dusun Puhun, RT 10, RW 03 Desa Mandapajaya, Kecamatan Cilebak, Kabupaten Kuningan.

Nama Eva Daniawati, tercatat seagai mahasiswi dari IPB University Fakultas Kehutanan. *

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: