Daya Motor

Kota Cirebon Panen Raya Padi Bareng Serentak di 14 Provinsi

Kota Cirebon Panen Raya Padi Bareng Serentak di 14 Provinsi

Panen raya serentak di 14 Provinsi digelar di Komplek Tani Sipeti, Jl Swasembada, RW 10 Karya Bakti, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Senin (7/4/2025).-Dedi Haryadi-radarcirebon.com

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Panen raya serentak di 14 Provinsi digelar hari ini (7/4/2025), salah satunya di Komplek Tani Sipeti, Jl Swasembada, RW 10 Karya Bakti, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Panen raya ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh masyarakat serta jajaran pemerintah daerah, Kapolres Cirebon Kota, dan jajaran Forkopimda. Kegiatan panen ini dilakukan secara simbolis dengan kehadiran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, dan pemilik lahan.

"Alhamdulillah hari ini kita sudah melaksanakan Panen raya di Kota Cirebon. Ini menjadi momentum yang penting untuk melihat langsung kondisi sawah dan hasil produktivitas petani kita," ujar Walikota Cirebon Effendi Edo ditemui usai Panen raya.

Walikota Cirebon Effendi Edo mengungkapkan, bahwa rata-rata hasil panen padi di Kota Cirebon mencapai 6 ton per hektare. Angka ini dinilai cukup bagus mengingat sawah di wilayah ini tidak mengandalkan sistem irigasi dari hujan seperti di daerah lain.

BACA JUGA:Perburuan Calon Pemain Naturalisasi Bergeser ke Jerman, Ini Target Patrick Kluivert?

"Kalau kita bisa capai 6 ton, itu sudah sangat bagus, karena memang kondisi lahan kita berbeda,"ungkapnya.

Meskipun demikian, kata Edo, Pemerintah Kota Cirebon tetap berupaya meningkatkan produktivitas melalui berbagai strategi dan regulasi yang tengah disiapkan.

"Kita akan terus melakukan upaya-upaya peningkatan agar hasil panen bisa melebihi 6 ton per hektare. Tentunya hal ini juga membutuhkan kontribusi dan dukungan penuh kepada para petani," katanya.

Ditambahkan Edo, saat ini, luas sawah di Kota Cirebon mencapai sekitar 110 hektare. Namun, akibat alih fungsi lahan menjadi perumahan, luas lahan pertanian menyusut menjadi 93 hektare.

BACA JUGA:Makin Terdesak! Lucky Hakim Terancam Sanksi Berat Usai Liburan ke Jepang, Ono Surono: Kalau Mau Pergi-pergi

"Kita akan mengoptimalkan lahan yang tersisa dan mencari cara untuk membentengi lahan agar tidak terus berkurang. Selain itu, dalam setahun petani di Kota Cirebon dapat melakukan panen dua kali,"ucapnya.

Menjawab pertanyaan mengenai distribusi hasil panen, Edo menegaskan, seluruh hasil panen tahun ini telah diserap oleh Bulog.

"Alhamdulillah, hasil panen langsung ditampung oleh Bulog, jadi tidak ada lagi penjualan perorangan. Ini sangat membantu petani dalam pemasaran dan menjaga stabilitas harga,"pungkasnya.(rdh)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait