Pemkab Majalengka Incar Hadiah Rp9 Miliar, Digelar Lomba Desa Tingkat Provinsi Jabar
Bupati Majalengka Eman Suherman hadir dalam pelantikan pengurus PKK tingkat kecamatan se-Kabupaten Majalengka, Selasa (5/8/2025). Majalengka tengah membidik juara pertama dalam lomba desa tingkat provinsi.-Baehaqi-Radar Majalengka
MAJALENGKA, RADARCIREBON.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) MAJALENGKA, tengah mengincar hadiah Lomba Desa Tingkat Provinsi Jabar dengan nominal Rp9 miliar.
Lomba Desa yang diinisiasi Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM), menyediakan hadiah Rp9 miliar bagi juara pertama lomba desa.
Dikutip dari Harian Radar Cirebo n, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar ajang apresiasi simbolik.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) telah menyiapkan hadiah pembangunan desa atau kelurahan dengan total nilai mencapai puluhan miliar rupiah.
Adapun rincian hadiah yang diperebutkan diantaranya, Juara 1 Tingkat Kecamatan: Piala dan uang tunai Rp200 juta, Juara Tingkat Kabupaten/Kota: Uang tunai Rp1 miliar.
BACA JUGA:Bupati - PKK Instruksikan Bisa Raih Juara Lomba Desa Hadiah Rp 9 M
Juara Tingkat Provinsi: Juara 1 Rp9 miliar, Juara 2 Rp7 miliar dan Juara 3 Rp5 miliar.
Anugerah tertinggi dalam lomba ini adalah Gapura Sri Baduga, sebuah penghargaan simbolik bagi desa atau kelurahan terbaik yang merepresentasikan nilai-nilai pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.
Untuk bisa, Bupati Majalengka Eman Suherman dengan tegas menginstruksikan seluruh kepala desa, camat, ketua tim penggerak PKK, hingga para kader PKK untuk menyukseskan Lomba Pembangunan Desa dan Kelurahan Tahun 2025.
Instruksi ini, disampaikan langsung oleh Bupati Eman usai pelantikan pengurus PKK tingkat kecamatan se-Kabupaten Majalengka, Selasa 5 Agustus 2025.
BACA JUGA:Dilirik Australia, Kabupaten Majalengka Bakal Jadi Sentra Peternakan Sapi Modern
Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Majalengka, Iim Maemunah Suherman, yang menjadi motor penggerak dari sisi pemberdayaan keluarga.
Lomba ini bukan sekadar kompetisi biasa. Ajang yang digagas Gubernur Jawa Barat ini, menawarkan hadiah fantastis hingga Rp9 miliar bagi juara pertama tingkat provinsi.
Namun lebih dari itu, kompetisi ini dinilai sebagai ruang aktualisasi bagi desa dan kelurahan untuk meningkatkan kualitas tata kelola serta pelayanan publik secara menyeluruh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

