Ok
Daya Motor

Hasil Kreativitas Warga Binaan Lapas Kuningan, Serabut Kelapa Diubah Jadi Karya Seni

Hasil Kreativitas Warga Binaan Lapas Kuningan, Serabut Kelapa Diubah Jadi Karya Seni

arga binaan Lapas Kelas IIA Kuningan berhasil menyulap serabut kelapa menjadi karya seni yang memiliki nilai jual tinggi.-Agus Sugiarto-RADARCIREBON.COM

KUNINGAN, RADARCIREBON.COM – Di balik jeruji Lapas Kelas IIA Kuningan, tak disangka semangat perubahan terus tumbuh dari para warga binaan.

Baru-baru ini, kreativitas warga binaan Lapas Kelas IIA Kuningan kembali menorehkan jejak inspiratif dengan menggelar pelatihan anyaman coir shade.

Perlu diketahui, anyaman coir shade merupakan kerajinan berbahan dasar serabut kelapa. Dan, pelatihan ini berkat kerja sama dengan PT Coir Indonesia Global.

BACA JUGA:Ratusan Warga Binaan Lapas se-Jabar Ikuti Kemah Pramuka Setya Dharma Bakti Pemasyarakatan

BACA JUGA:Wajah Baru Nusakambangan, Warga Binaan Makin Berdaya dengan FABA

BACA JUGA:Gandeng Warga Binaan Lapas Sukamiskin Bekerja di Dapur MBG, Cara Negara Berdayakan Masyarakat

Sebanyak 60 warga binaan Lapas Kelas IIA Kuningan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Mereka belajar cara mengolah serabut kelapa menjadi karya bernilai jual, mulai dari mengenali bahan baku hingga menghasilkan anyaman rapi yang memiliki nilai estetika dan ekonomi.

Kepala Lapas Kelas IIA Kuningan, Sukarno Ali menyampaikan, pelatihan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan.

Tujuannya, agar setiap warga binaan memiliki bekal keterampilan dan semangat untuk mandiri setelah bebas nanti.

"Kami sangat berterima kasih atas sinergi yang baik dengan PT Coir Indonesia Global. Pelatihan ini bukan sekadar mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai disiplin, kerja keras, dan harapan baru bagi warga binaan.”

BACA JUGA:Lapas Indramayu Berikan Remisi Khusus pada Warga Binaannya di Hari Raya Waisak 2025

BACA JUGA:Petugas Razia Kamar Warga Binaan di Rutan Cirebon, Temukan Benda Terlarang

“Kami ingin mereka keluar nanti bukan dengan tangan kosong, tetapi dengan kemampuan untuk berkarya dan bersaing,” ungkapnya, Jumat 17 Oktober 2025.

Kegiatan berlangsung di area pembinaan kerja itu dipenuhi suasana antusias dan penuh semangat belajar.

Serabut-serabut kelapa yang awalnya tampak sederhana, berubah menjadi simbol harapan baru tangan-tangan yang dulu kehilangan arah kini kembali produktif mencipta sesuatu yang bernilai.

Melalui pelatihan ini, Lapas Kelas IIA Kuningan membuktikan bahwa pembinaan bukan hanya tentang hukuman, tetapi tentang membangun kembali manusia.

Dari serabut kelapa, lahirlah karya, dan dari kerja keras, tumbuhlah harapan untuk masa depan yang lebih baik. (ags)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait