Daya Motor

Peringati Hari Santri Nasional 2025, Polwan Polresta Cirebon Ikut Lomba Hadroh

Peringati Hari Santri Nasional 2025, Polwan Polresta Cirebon Ikut Lomba Hadroh

Lomba Hadroh peringatan Hari Santri Nasional ke-10 tahun 2025 yang digelar Polresta Cirebon bersama Kementerian Agama dan Forkopimda Kabupaten Cirebon, Selasa (21/10/2025).-DEDI HARYADI-RADARCIREBON.COM

CIREBON, RADARCIREBON.COM  – Siapa bilang polisi cuma tegas di lapangan. Sejumlah Polwan Polresta Cirebon membuktikan hal sebaliknya.

Dengan seragam lengkap dan rebana di tangan, mereka sukses membuat ratusan pasang mata tertegun saat melantunkan Ya Nabi Salam Alaika dalam Lomba Hadroh Hari Santri Nasional, Selasa 21 Oktober 2025.

Dentum rebana berpadu dengan suara lembut para polwan membuat suasana halaman Mapolresta Cirebon berubah total.

Biasanya dipenuhi kendaraan dinas dan instruksi komando, kali ini bergema dengan lantunan salawat yang menyejukkan hati.

BACA JUGA:Hari Santri Nasional PCNU Ajak Sukseskan Pilkada, Siapkan Beragam Kegiatan, dari Baksos hingga Istighotsah

BACA JUGA:Tim Polwan Polresta Cirebon Lakukan Ini Kepada Pengendara yang Berhenti di Bahu Jalan Tol

Acara tersebut merupakan bagian dari Peringatan Hari Santri Nasional ke-10 tahun 2025 yang digelar Polresta Cirebon bersama Kementerian Agama dan Forkopimda Kabupaten Cirebon.

Sebanyak 70 grup hadroh dari berbagai pesantren ikut ambil bagian, memeriahkan acara hingga malam hari.

“Di lapangan kami harus tegas, tapi di atas panggung ini kami belajar menenangkan hati lewat salawat. Seragam dan salawat itu dua sisi yang saling melengkapi,"ujar Brigadir Ambar Zaina, vokalis grup hadroh Polwan Polresta.

Penampilan para polwan itu langsung mencuri perhatian. Beberapa penonton bahkan terlihat menitikkan air mata.

BACA JUGA:Pasca Banjir, Polwan Polresta Cirebon Kerja Bakti Bantu Warga Bersihkan Fasilitas Umum di Desa Sidaresmi

“Yang paling berkesan waktu tampil pertama kali, karena disaksikan langsung pimpinan kami dan Forkopimda. Mereka ikut bershalawat. Ada yang meneteskan air mata. Itu luar biasa,” kenang Ambar haru.

Menurutnya, setiap lantunan salawat adalah bentuk ibadah sekaligus pesan damai bagi masyarakat.

“Salawat itu bahasa cinta. Pesan kamtibmas bisa lebih mudah sampai lewat nada dibanding kata-kata tegas,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni mengatakan kegiatan ini tak hanya ajang lomba, tapi juga wadah mempererat kebersamaan antara aparat dan masyarakat.

“Polisi tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tapi juga menebarkan kedamaian. Lewat solawat, kami ingin mengajak masyarakat menjaga keamanan dengan hati yang tenang,” jelasnya.

Kombes Pol Sumarni menegaskan, pembentukan grup hadroh di tubuh Polresta Cirebon merupakan bentuk inovasi dakwah yang kreatif.

“Pesan kamtibmas tidak selalu disampaikan dengan himbauan formal. Kadang, satu lagu salawat bisa menyentuh lebih dalam,” tegasnya.

Suasana semakin meriah saat para peserta lomba bergantian naik ke panggung. Dentuman rebana dan lantunan salawat menggema hingga langit Cirebon senja, menutup hari dengan pesan yang menenangkan: “Tegas dalam tugas, lembut dalam dakwah.” (rdh)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait