Berakhir setelah Dua Dekade, Honda-Pedrosa Sepakat Berpisah

Berakhir setelah Dua Dekade, Honda-Pedrosa Sepakat Berpisah

MUGELLO – Berakhir sudah kebersamaan Dani Pedrosa dengan Honda yang terjalin panjang hampir dua dekade (Sejak 2001). Kemarin tim Repsol Honda resmi mengumumkan perpisahannya dengan Pedrosa di akhir musim 2018. Juara dunia tiga kali Jorge Lorenzo yang kini membela Ducati masuk radar sebagai pengganti. Pedrosa mengawali karir di kelas MotoGP bersama Honda sejak 2006. Sebelumnya bersama pabrikan Jepang itu dia lebih dulu menjadi juara dunia 250cc dua tahun berturut-turut yakni pada 2004 dan 2005. Pedrosa juga pernah mencecap juara dunia kelas 125cc pada 2003 juga dengan Honda. Namun, dalam 12 tahun berkarir di MotoGP, gelar juara dunia Pedrosa di kelas premium tak kunjung datang. Capaian terbaiknya sampai saat ini adalah sebagai runner-up. Itu dia raih tiga kali yakni pada 2007, 2010, dan 2012. “Saya ingin berterima kasih kepada HRC (Honda Racing Corporation) atas semuanya,” ucap Pedrosa dilansir Motorsport. “Saya tumbuh tidak hanya sebagai pembalap, namun juga sebagai seorang pribadi bersama mereka. HRC akan selalu ada di hati saya,” tambahnya. Pedrosa sejatinya masih mengharapkan sodoran perpanjangan kontrak sejak awal musim. Namun, perfomanya yang sangat melorot di enam balapan pertama tahun ini membuat pimpinan-pimpinan Repsol Honda tak kunjung mengabulkan permintaan itu. “Dalam hidup selalu dibutuhkan tantangan baru. Sekarang saya siap untuk perubahan itu,” ucap Pedrosa. Pasca gagal finis di Mugello pada Minggu (3/6), Honda akhirnya mengambil keputusan final ini. Sampai sekarang Pedrosa baru mengumpulkan 29 poin dan bertengger di posisi 12 klasemen pembalap. Dia juga belum sekalipun naik podium. Meski demikian, Honda menampik bahwa mereka memutus kontrak Pedrosa secara sepihak. Mereka menyebut berakhirnya kerja sama dengan Pedrosa adalah buah dari kesepakatan bersama.  “Hari ini adalah hari bersedih bagi saya,” ucap Presiden HRC Yoshishige Nomuda dilansir Motorsport. “Atas nama HRC, saya megucapkan terima kasih kepada Dani untuk semua kerja keras dan kesuksesan dalam dua dekade ini. Kami berharap dia selalu mendapatkan keberuntungan dan kesuksesan. Terima kasih, Dani,” tambah Nomuda. Nama-nama calon pengganti Pedrosa langsung muncul. Awalnya, Johann Zarco, Andrea Dovizioso, dan juara bertahan Moto3 Joan Mir masuk dalam radar utama. Namun, nama-nama itu perlahan redup pasca lebih dulu dikait-kaitkan dengan tim lain. Zarco terlanjur meneyepakati kontrak dengan KTM untuk musim depan. Dovizioso digadang-gadang bakal memperpanjang kontrak dengan Ducati. Sementara Mir sudah santer dekat dengan Suzuki untuk menjadi rookie MotoGP musim depan. Cal Crutchlow, Jack Miller, dan juara World Superbike Jonathan Rea masuk sebagai radar alternatif. Namun, satu nama besar yang punya kemungkinan bisa merapat ke Repsol Honda mendampingi Marc Marquez musim depan adalah Lorenzo. Meski baru meraih kemenangan pertama bersama Ducati di Mugello Minggu kemarin, Lorenzo sudah sering diberitakan tidak nyaman berada di tim asal Italia itu. Lorenzo bahkan sudah disebut-sebut telah membuka jalan untuk kembali menunggangi motor Yamaha musim depan bersama salah satu tim satelit. Namun, dengan munculnya lowongan di Repsol Honda ini, bisa saja dia berfikir ulang. (irr/tom)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: