Peduli Palestina, Pemkab Indramayu-Baznas Gelar Nobar Film 'Hayya 3 Gaza'
Bupati Indramayu Lucky Hakim foto bersama Eksekutif Produser Film Hayya 3 Gaza, Erick Yusuf beserta warga setelah acara nobar di Sam's Studio Indramayu.-Burhanuddin-Radar Indramayu
INDRAMAYU, RADARCIREBON.COM - Sebagai wujud kepedulian terhadap Warga Palestina, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), menggelar nonton bareng (Nobar) film 'Hayya 3 Gaza'
Acara nobar kerjasama Pemkab Indramayu bareng Baznas ini, sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan untuk rakyat Palestina yang digelar di Sam's Studio, Indramayu, Jumat 13 Juni 2025.
Hadir dalam acara tersebut, Bupati Indramayu, Lucky Hakim dan Eksekutif Produser Film Hayya 3 Gaza, Erick Yusuf bersama ratusan warga yang memenuhi studio bioskop.
Film Hayya 3 Gaza ini, merupakan karya ketiga dalam seri film bertema Palestina yang diproduksi oleh Erick Yusuf.
Erick sebagai Eksekutif Produser dalam film tersebut, juga menjabat sebagai wakil ketua Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.
Dalam penjelasan Erick, film ini dikemas sebagai drama keluarga, namun memuat pesan mendalam tentang perjuangan rakyat Palestina.
Ceritanya berpusat pada seorang anak yang kehilangan ayahnya, seorang relawan kemanusiaan di Gaza.
Setelah sang ayah meninggal akibat luka tembak, anak ini kemudian diasuh di pesantren, tempat ia bertemu dengan seorang anak Palestina bernama Hayya, yang sebelumnya melarikan diri ke Indonesia.
Lebih jauh, Erick menjelaskan, film ini bukan hanya hiburan, tetapi bagian dari gerakan dakwah kultural melalui media visual.
Ia mengajak masyarakat untuk turut berkontribusi dalam perjuangan Palestina, baik melalui aksi nyata, maupun dengan cara kreatif seperti menonton film ini.
"Yang bisa berdemo, silakan. Tapi yang tidak bisa, bantu dengan karya. Menonton film ini juga bentuk kontribusi," ujarnya, saat ditemui di lokasi.
Erick juga menyampaikan bahwa film ini mengambil gambar di beberapa lokasi di Indonesia seperti Jakarta, Bogor, dan Bekasi, serta menggunakan footage asli dari Palestina.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

