Seluruh Kepala Sekolah di Kota Cirebon Ikuti Retreat Selama 3 Hari, Begini Hasilnya..
Ratusan kepala SD dan SMP se-Kota Cirebon saat mengikuti retreat di Kabupaten Kuningan pada Kamis-Sabtu (24-26/7/2025).-Dedi Haryadi-radarcirebon.com
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Pelaksanaan retreat yang diikuti ratusan kepala SD dan SMP se-Kota Cirebon di Kabupaten Kuningan pada Kamis-Sabtu 24-26 Juli 2025 telah usai digelar.
Hasil dari kegiatan retreat tersebut mulai diimplementasikan ke dunia pendidikan di Kota Cirebon.
Para Kepala sekolah dituntut harus menjalankan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing, serta untuk kolaborasi dan koordinasi antarsekolah, tidak saling miskomunikasi, serta juga membangun karakter.
Kepala SMP Negeri 7 Kota Cirebon, Euis Sulastri menjelaskan, retreat kemarin adalah kegiatan yang ditujukan untuk melatih manajerial kepala sekolah.
BACA JUGA:Gerak Cepat Dinsos Kabupaten Cirebon Bantu Mutmainnah Diapresiasi Warga Japura Kidul
BACA JUGA:Kalah 1-0 dari Vietnam, Timnas Indonesia Harus Puas jadi Runner-up Piala AFF U-23 2025
BACA JUGA:Lewat Gol Nguyen Cong Phuong, Vietnam Ungguli Indonesia 1-0 Babak I di Final Piala AFF U-23 2025
"Retreat lebih banyak ditekankan bagaimana mengimplementasikan kebijakan-kebijakan kepala sekolah yang harus diterapkan di sekolah agar memiliki leadership yang sesuai dengan kebijakan yang ada di pusat dan memiliki kredibilitas yang tinggi," jelasnya kepada sejumlah wartawan, Selasa 29 Juli 2025.
Kegiatan yang dihadiri Forkopimda dan Walikota Cirebon Effendi Edo menurutnya sangat bermanfaat, karena dari kegiatan tersebut banyak hal-hal positif yang didapatkan dan menjadi masukan bagi pimpinan di sekolah.
"Kegiatan ini seharusnya dapat kita laksanakan, karena akan memberikan manfaat yang lebih. Bukan hanya pengetahuan manajerial, di sana juga kita semua (kepala sekolah, red) dilatih ketangkasan, kedisiplinan maupun kekompakan dalam kegiatan capacity building," ujarnya.
BACA JUGA:Tanggul Sungai Cipager yang Jebol Sampai Sekarang Belum Diperbaiki, Kuwu Panembahan Plered Resah
BACA JUGA:Diduga Menyerang Medsos Aktivis DEEP Pasca Mengkritik Kebijakan KDM, Begini Respon Diskominfo Jabar
BACA JUGA:Kuningan Diguncang Kasus Dugaan Asusila Oknum Guru Terhadap Muridnya, Begini Respon KCD X Jabar
Sebelumnya, ratusan kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon mengikuti retreat (orientasi kepemimpinan) yang berlangsung di Kabupaten Kuningan selama tiga hari, Kamis-Sabtu 24-26 Juli 2025.
Hari pertama retreat kepala sekolah, dihadiri langsung oleh Walikota Cirebon, Effendi Edo. Dia mengatakan, kegiatan tersebut bukan untuk bersenang-senang.
"Kegiatan ini saya arahkan untuk memperkuat diskusi dan refleksi, bukan hanya untuk bersenang-senang atau melakukan hal-hal yang tidak produktif.”
“Kita juga harus bisa menyelaraskan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat, tentunya dalam hal pendidikan," katanya.
BACA JUGA:Lewat Program TJSL, PT KAI Daop 3 Cirebon Salurkan Bantuan untuk Perpenka
BACA JUGA:Pengerukan Sungai Singaraja Terkendala Akses Alat Berat, Pemkab Cirebon Abai, Warga Kecewa
Dijelaskan, retreat tersebut akan banyak berdiskusi antarkepala sekolah dan Pemerintah Kota Cirebon.
"Mereka (kepala sekolah) selama tiga hari mengikuti kegiatan ini. Output-nya, mereka harus menjalankan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.”
“Serta, agar mereka mampu berkolaborasi dan koordinasi antarsekolah dengan baik, tidak saling miskomunikasi.”
“Karena, selama ini saya melihat ada miskomunikasi, antarsatu sekolah dengan sekolah lainnya tidak sejalan. Kita ingin menyelaraskan derap langkahnya," jelasnya.
Walikota Cirebon berharap agar para kepala sekolah se-Kota Cirebon bisa bekerja lebih baik lagi, terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan. (rdh)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

