Kesepakatan Tarif Dagang Indonesia-Amerika Abaikan Produk Halal, IHW Turun Gunung Edukasi Kaum Muslim
Seminar produk halal dan perdagangan global: Indonesia - Amerika di Masjid Nurul Ikhsan di Desa Jagapura Wetan, Gegesik, Kabupaten Cirebon, Jumat (15/8/2025).-DEDI HARYADI-RADARCIREBON.COM
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Indonesia Halal Watch (IHW) terus memberikan edukasi terkait produk-produk Halal di dalam negeri.
Terlebih, pasca kesepakatan tarif dagang Indonesia-Amerika Serikat, mereka terus menuntut dan memaksa Indonesia agar produk yang masuk ke Indonesia dengan mengabaikan berbagai hambatan, termasuk diantaranya adalah syarat halal yang diminta Amerika Serikat agar tidak diperlukan saat produknya masuk ke RI.
Hal tersebut diungkapkan Founder Indonesia Halal Watch (IHW) yang sekaligus Wasekjen MUI, Dr H Ikhsan Abdullah saat menjadi pemateri dalam seminar produk halal dan perdagangan global: Indonesia - Amerika.
Seminar ini bertajuk 'Implementasi UU No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal Pasca Implementasi Tarif Dagang Indonesia - Amerika Serikat, di Masjid Nurul Ikhsan di Desa Jagapura Wetan, Gegesik, Kabupaten Cirebon, Jumat 15 Agustus 2025.
BACA JUGA:BSI International Expo 2025 Dorong Industri Halal di Indonesia
BACA JUGA:Crab 1818 Pastikan Menu Makanan yang Disediakan Tidak Mengandung Unsur Non Halal
BACA JUGA:Delegasi Amerika Serikat Bertemu Bupati Imron, Berikut Beberapa Poin Penting yang Dibahas
"Bagaimana kita saat ini menghadapi persoalan baru, yaitu tuntutan Amerika Serikat yang ingin memaksakan Indonesia untuk menerima produknya dengan mengabaikan berbagai hambatan, termasuk halal," ujarnya.
Menurut Ikhsan, tuntutan Amerika Serikat agar mengabaikan produk halal untuk masuk ke Indonesia tentu merupakan persoalan mendasar karena masyarakat Indonesia didominasi oleh kaum muslim.
"Kita terus minta pemerintah agar persoalan ini untuk dirundingkan dengan Amerika agar pihak sana diberikan pemahaman bahwa Indonesia memiliki culture yang berkaitan dengan agamanya," ucapnya.
Ikhsan menjelaskan, produk halal merupakan diplomasi yang harus digaungkan oleh pemerintah.
"Ini titipan penting untuk pemerintahan Prabowo, dan ini sangat krusial karena halal itu menyangkut hajat hidup orang banyak," katanya.
BACA JUGA:Kebijakan Donald Trump Bikin Resah Pengusaha di Cirebon
Selain itu, dikatakan Ikhsan, pihaknya pun meminta masyarakat agar jeli dan teliti dalam menggunakan produk.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase


