Rumor Iuran BPJS Kesehatan Naik Makin Santer, Anggota DPR Ini Ngaku Khawatirkan Beban Rakyat
Ilustrasi foto.-Dok. Radar Cirebon -
RADARCIREBON.COM – Isu iuran BPJS Kesehatan naik makin ramai belakangan ini. Isu ini muncul setelah terjadi perubahan anggaran subsidi pemerintah.
Anggota DPR RI mengaku khawatir dengan beban rakyat yang diprediksi bakal semakin berat.
Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris.
Menurut dia, rumor mengenai kenaikan iuran BPJS Kesehatan telah memicu berbagai spekulasi di kalangan masyarakat.
BACA JUGA:Komentar Bojan Hodak Soal Laga Timnas Indonesia vs Taiwan di FIFA Matchday Malam Ini
BACA JUGA:Soal Aliran Dana Kasus Chromebook ke Nadiem Makarim, Begini Penjelasan Kejagung
Lebih lanjut dia menyinggung soal anggaran untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang nilainya Rp10 triliun.
“Di luar sana sudah mulai ramai terkait informasi kenaikan iuran BPJS. Dari Kementerian Keuangan sendiri masih simpang siur, ada yang bilang naik, ada yang bilang belum. Kalau melihat dinamika anggaran, bisa saja memang ada kenaikan iuran,” kata Charles.
Charles di dalam rapat kerja dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kamis (4/9/2025), menegaskan agar pemerintah berhati-hati.
Menurut dia, pemerintah jangan terburu-buru mengambil kebijakan.
BACA JUGA:8 Oleh-oleh Khas Cirebon yang Paling Populer dan Wajib Dibawa Pulang, Ada Juga Selain Makanan
Dia menekankan bahwa kondisi ekonomi rakyat yang sedang sulit. Menurutnya, rencana kenaikan iuran BPJS bisa memicu keresahan.
“Frustrasi publik sudah menumpuk dalam beberapa bulan terakhir. Saya harap pemerintah mempertimbangkan dengan serius,” ujarnya.
“Kalau memang iuran naik, maka jumlah penerima bantuan harus ditambah agar rakyat kecil tidak makin terbebani,” tandas legislator dari PDI Perjuangan ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


