Jumlah Siswa yang Didiuga Keracunan MBG di Kuningan Bertambah, Dapur Ditutup Sementara
Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar jenguk siswa yang diduga keracunan MBG di Luragung.-Andre Mahardika-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Jumlah siswa yang diduga mengalami keracunan MBG di Kuningan, Jawa Barat, bertambah.
Data terbaru diungkapkan oleh Bupati Kuningan, Dr H Dian Rachmat Yanuar.
Menurut Bupati, total ada 284 siswa yang diduga keracunan menu makan bergizi gratis atau MBG. Berasal dari dua sekolah di Kecamatan Luragung.
Bupati juga melakukan upaya tegas dengan menutup sementara dapur MBG yang memasok makanan ke dua sekolah tersebut.
BACA JUGA:89 Siswa SMAN 1 Luragung Diduga Keracunan MBG
BACA JUGA:KDM Beri Arahan Kepegawaian Realisasikan Target Tahun 2025
Hari ini, Jumat, 3 Oktober 2025, Bupati Dian sempat menjenguk sejumlah siswa yang masih menjalani perawatan intensif di RS KMC Luragung.
Adapun dua sekolah yang siswanya diduga mengalami keracunan yakni SMPN 1 Luragung, dan SMAN 1 Luragung.
"Berdasarkan laporan dari pihak sekolah, untuk siswa SMPN 1 Luragung itu 97 siswa tidak masuk sekolah hari ini. Kemudian dari siswa SMA itu sebanyak 103 orang yang tidak masuk hari ini," tutur Bupati Dian kepada media.
Dia menambahkan bahwa para siswa merasakan gejala yang serupa yaitu mual, muntah hingga diare.
BACA JUGA:Tren Baru di Cirebon: Padel Pop Hadirkan Olahraga Hits dan Fasilitas Lengkap
BACA JUGA:Agus Mulyadi Jadi Staf Ahli Walikota, Sumantho Plt Sekda
Para siswa merasakan gejala keracunan pada Kamis malam setelah siang harinya menyantap menu MBG di sekolah.
"Kebetulan mereka makan itu saat siang kemarin (Kami, 2 Oktober), yang kita sebetulnya juga sedang Rakor MBG kemarin siang,” tutur Bupati.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


