Program KDM Rereongan Poe Ibu Menurut Bupati Majalengka, Simak Nih Kalimatnya
Bupati Majalengka Eman Suherman menegaskan, Gerakan Rereongan Sapoe Sarebu (Poe Ibu) di Kabupaten Majalengka harus dijalankan secara sukarela, tanpa unsur paksaan kepada masyarakat.-Baehaqi-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Bupati Majalengka menyambut baik program Rereongan Poe Ibu yang digulrikan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Bupati Majalengka, Eman Suherman menekankan unsur sukarela dan tanpa paksaa pada pelaksanannya.
Dia menilai program Rereongan Poe Ibu sangat positif. Gerakkan menyisihkan uang Rp1.000 ini disebut dapat kembali membangun semangat gotong royong masyarakat.
Program ini dicetuskan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM. Tujuannya agar masyarakat dapat saling membantu dan bergotong royong khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.
BACA JUGA:PKS Desak Evaluasi Menyeluruh MBG di Kuningan, Sentil 6.000 Kasus Stunting
BACA JUGA:2 WNA Asal China dan Thailand Diamankan di Majalengka, Ini Dia Kesalahan Mereka
Menurut Bupati Eman, Pemkab Majalengka menyambut baik terbitnya Surat Edaran Gubernur Nomor 149/PMD.03.04/KESRA tertanggal 1 Oktober 2025.
Melalui surat tersebut, gubernur menginstruksikan setiap kepala daerah di Jawa Barat untuk mendukung pelaksanaan program Rereongan Poe Ibu.
Di sisi lain, dia juga mengatakan, bahwa tercapainya tujuan mulia dari program ini sangat tergantung pada kesadaran kolektif masyarakat.
“Terkait edaran seribu rupiah per hari, saya sudah menyampaikan kepada teman-teman di Majalengka agar menyikapinya secara positif. Tapi yang paling penting, gerakan ini harus dijalankan dengan kesadaran, bukan paksaan,” tuturnya.
BACA JUGA:Sertijab Sekda Kota Cirebon, Wakil Wali Kota Tekankan Hal Ini
BACA JUGA:DPRD Kabupaten Cirebon Janji Perjuangkan Nasib Guru Madrasah Swasta
Eman menambahkan, bahwa bagi warga Majalengka program ini bukan hal yang baru. Sebelumnya, sudah banyak gerakan sosial berbasis gotong royong yang tumbuh di masyarakat.
Dia menyebutkan bahwa pada momen Hari Jadi Majalengka beberapa tahun lalu, pemerintah daerah pernah menggelar gerakan donasi serupa.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

