Ok
Daya Motor

Serahterima PSU Perumahan Bumi Arumsari Cirebon Digantung, Warga Sampaikan Ultimatum

Serahterima PSU Perumahan Bumi Arumsari Cirebon Digantung, Warga Sampaikan Ultimatum

Warga Perumahan Bumi Arumsari mengancam akan melakukan aksi demo besar-besaran terkait tuntutan serahterima aset ke pemerintah daerah.-SAMSUL HUDA-RADARCIREBON.COM

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Serahterima aset Perumnas Bumi Arumsari, Desa Cirebon Girang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, rupanya belum tuntas. 

Padahal, pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menjanjikan 13 Oktober 2025 di pencatatan serahterima aset. 

Warga Perumahan Arumsari, Desa Cirebon Girang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Wawan mengeluhkan belum adanya serah terima perumahan dari pihak pengembang kepada Pemerintah Kabupaten Cirebon. 

Akibatnya, perumahan tersebut belum mendapatkan perbaikan infrastruktur maupun fasilitas umum dari pemerintah daerah.

BACA JUGA:Inilah Aspirasi Nelayan Citemu Cirebon kepada Wapres Gibran Rakabuming Raka

BACA JUGA:Mulai 2026, Insentif Tenaga Pendidik Non-ASN Naik Menjadi Rp400 Ribu Perbulan

BACA JUGA:Hasan Basori: Surat Usulan Pemekaran Cirebon Timur Sudah Masuk Kemendagri

"Tahun 2016, berita acara serahterima sudah ditandatangani oleh Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra saat itu."

"Namun hingga kini, tidak ada tindak lanjut dari pemerintah maupun pihak pengembang," kata Wawan, warga yang sudah 15 tahun tinggal di Bumi Arumsari, Kamis 23 Oktober 2025.

Padahal, selama ini, kewajiban seluruh warga membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dijalankan. 

Namun, tidak ada upaya pemerintah untuk memperbaiki Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) di perumahan Bumi Arumsari.

"Dimana letak keadilan pemerintah. Kami hanya ingin hak kami dipenuhi. Jangan dipersulit."

BACA JUGA:Wapres Gibran Diskusi Langsung dengan Nelayan Saat Mampir di Desa Citemu Cirebon

BACA JUGA:Efisiensi Bisnis Naik 30 Persen, Pelaku Usaha Ungkap Peran Galaxy AI dan Gemini di Galaxy Z Series

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase

Berita Terkait