Presiden Prabowo Instruksikan Kementerian Bekerja Tanpa Henti Tangani Bencana di Sumatera
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto -Istimewa-radarcirebon
JAKARTA, RADARCIREBON.COM – Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh kementerian dan lembaga untuk bekerja tanpa henti dalam menangani dampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat hingga kehidupan masyarakat terdampak benar-benar pulih.
Instruksi tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Kamis 25 Desember 2025 kepada sejumlah awak media.
Menurutnya, pemerintah mengerahkan seluruh sumber daya nasional untuk mempercepat penanganan bencana di wilayah Sumatera.
BACA JUGA:Dishub Jabar Siapkan Strategi Hadapi Lonjakan 21,2 Juta Pemudik dan Wisatawan Saat Nataru 2025–2026
BACA JUGA:Pengamanan Ketat Sejak 23 Desember 2025, Natal di Kota Cirebon Aman Terkendali
BACA JUGA:Hujan Deras Picu Banjir di Kota Cirebon, Empat Kelurahan Terdampak, Berikut Daftarnya
“Semua harus terus bekerja tanpa henti, mengerahkan sumber daya nasional untuk mempercepat penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sampai kehidupan dan penghidupan masyarakat dapat pulih dan menjadi lebih baik,” ujar Pratikno.
Ia menjelaskan, hingga saat ini pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, serta pemerintah daerah terus bekerja keras dalam penanganan darurat dan masa transisi menuju pemulihan di wilayah terdampak.
“Semua bergotong royong di lapangan untuk memulihkan wilayah Sumatera. Fokus kita jelas, yakni keselamatan warga, pemenuhan kebutuhan dasar, serta percepatan pemulihan,” katanya.
Berkat upaya tersebut, sebanyak 12 dari total 52 kabupaten/kota terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah memasuki fase transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan.
Namun demikian, di Provinsi Aceh masih terdapat 10 kabupaten yang memperpanjang status tanggap darurat.
Pratikno menuturkan, perpanjangan status tersebut dilakukan agar seluruh upaya penanganan dapat berjalan optimal dan daerah benar-benar siap memasuki fase pemulihan pascabencana.
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh kebutuhan tanggap darurat warga terpenuhi secara maksimal, sekaligus mempersiapkan daerah masuk ke tahap pemulihan,” tuturnya.
BACA JUGA:Bupati Cirebon dan Forkopimda Monitoring Gereja, Pastikan Ibadah Natal Berjalan Aman dan Nyaman
BACA JUGA:Danrem 063/SGJ Bersama Forkompinda Monitoring Kesiapan Pengamanan Natal 2025
BACA JUGA:Air Meluap ke Pemukiman! Warga Kalijaga Kota Cirebon Dievakuasi Petugas BPBD dan Polisi
Dalam proses pemulihan, pemerintah juga mempercepat pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak.
Selain itu, distribusi bantuan terus dilakukan melalui jalur darat, udara, dan laut, termasuk ke daerah-daerah yang masih terisolasi akibat kerusakan infrastruktur.
“Berbagai upaya terus dilakukan, baik melalui jalur darat maupun udara, untuk menjangkau desa-desa yang aksesnya masih terputus,” jelas Pratikno.
Pada momentum Natal 2025, Pratikno mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus bahu-membahu membantu masyarakat terdampak bencana agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
“Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus bergotong royong membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase


