Warga Laporkan Bau Aneh, Fakta Penemuan Lansia Meninggal di Harjamukti Terungkap
Penemuan seorang perempuan lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya yang beralamat di Perumahan Permata Harjamukti Tahap 1, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Senin 29 Desember 2025 sekitar pukul 11.30 WIB.-DEDI HARYADI-RADARCIREBON.COM
CIREBON, RADARCIREBON.COM – Warga Perumahan Permata Harjamukti Tahap 1, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, digegerkan dengan penemuan seorang perempuan lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Senin 29 Desember 2025 sekitar pukul 11.30 WIB.
Mendapat laporan dari warga terkait bau menyengat yang mencurigakan dari salah satu rumah, Polres Cirebon Kota bersama Polsek Cirebon Selatan Timur bergerak cepat mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi dan melakukan penanganan awal.
Korban diketahui berinisial LI (63), seorang perempuan berstatus janda yang sehari-hari mengurus rumah tangga.
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di atas tempat tidur di kamar rumah yang ditempatinya di kawasan Perumahan Permata Harjamukti.
BACA JUGA:Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Hanyut di Sungai Kedungpane Cirebon
BACA JUGA:Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Bungko, Polsek Kapetakan Lakukan Evakuasi Cepat
Kapolsek Cirebon Selatan Timur, AKP Juntar Hutasoit SH MH menjelaskan, setibanya di lokasi, petugas gabungan langsung melakukan pengamanan area serta olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan melibatkan Tim Inafis Polres Cirebon Kota.
“Petugas memastikan situasi di sekitar lokasi tetap kondusif, kemudian melakukan olah TKP sesuai prosedur, sekaligus memberikan pendampingan kepada pihak keluarga korban,” jelas AKP Juntar.
Berdasarkan keterangan saksi dari pihak keluarga, korban terakhir kali terlihat beberapa hari sebelum ditemukan meninggal dunia.
Korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit menahun, sehingga dalam penanganannya petugas mengedepankan aspek kemanusiaan tanpa mengabaikan prosedur kepolisian.
Petugas mendapati kondisi rumah terkunci dari dalam. Oleh karena itu, pembukaan akses dilakukan secara terbatas dengan disaksikan pihak keluarga, aparat setempat, serta petugas kepolisian guna menjaga transparansi dan keamanan proses penanganan.
BACA JUGA:Penemuan Mayat Bayi di Cirebon Bikin Heboh, Diduga Baru Dilahirkan Sebelum Dibuang
Usai olah TKP, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Gunung Jati Kota Cirebon untuk dilakukan pemeriksaan luar oleh tenaga medis, sekaligus proses pemulasaraan lebih lanjut.
Seluruh tahapan dilakukan dengan pendampingan keluarga korban serta koordinasi lintas instansi terkait.
AKP Juntar menegaskan bahwa respons cepat ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.
“Kami langsung merespons laporan warga dan memastikan seluruh tahapan penanganan dilakukan secara profesional, humanis, serta menghormati hak dan perasaan keluarga korban,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian mencurigakan di lingkungan sekitar, terutama yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa.
“Kepedulian warga sangat membantu percepatan penanganan. Kami mengajak masyarakat untuk terus menjaga komunikasi dengan pihak kepolisian melalui Layanan Polisi 110 atau WhatsApp Lapor Kapolres Bae demi keamanan dan keselamatan bersama,” pungkas AKP Aris.
Polisi memastikan hingga saat ini tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan situasi di lingkungan sekitar lokasi kejadian tetap aman dan kondusif. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase


