Kuningan Terima Bantuan Alsintan dari Kementerian Pertanian: Siap Dongkrak Produksi
Pemerintah Kabupaten Kuningan menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari kementerian.-Agus Panther-Radarcirebon.com
RADARCIREBON.COM – Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali menerima suntikan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian pertanian Republik Indonesia.
Bantuan ini diberikan langsung kepada kelompok tani (poktan) dalam acara Serah Terima Bantuan Alsintan yang berlangsung di Halaman Kantor Setda Kuningan, Senin (29/12).
Secara simbolis, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kuningan, Dr Wahyu Hidayah, menyerahkan bantuan tersebut kepada Bupati Kuningan, Dr H Dian Rachmat Yanuar.
Bupati menyebut, bantuan alsintan ini merupakan hasil dari komunikasi intensif dan pendekatan proaktif pemerintah daerah dengan kementerian.
BACA JUGA:Petani di Kuningan Ditemukan Tewas di Sawah, Begini Fakta Lengkapnya
BACA JUGA:Geger! Refleksi Akhir Tahun FCTM Digelar di Kuningan, Aktivis KPCT Langsung Murka
“Alhamdulillah, Kuningan kembali mendapatkan berkah dari komunikasi kami dengan Pak Menteri Amran. Hari ini, kami menerima lima unit traktor roda empat, satu unit combine harvester, satu unit crawler tractor, 10 unit traktor roda dua, 20 unit pompa air, dan 100 unit hand sprayer,” ungkap Bupati.
Dian menegaskan, pemerintah daerah tidak boleh bersikap pasif menunggu program pusat. Sebaliknya, Pemda harus aktif menjemput peluang.
Ia mengaku telah bertemu dengan sejumlah menteri, termasuk Menteri Desa, Menteri Koperasi, dan Menteri UMKM, untuk meminta dukungan bagi Kuningan.
“Jangan hanya diam. Kepala dinas harus menindaklanjuti hasil pertemuan ini agar manfaatnya terasa langsung bagi petani,” tegasnya.
BACA JUGA:Dekat dari Cirebon, Ini 3 Wisata Kuningan yang Bikin Liburan Auto Healing
BACA JUGA:Hujan Deras Picu Pergeseran Tanah, Rumah Warga di Cibingbin Kuningan Ambruk
Bupati juga mengapresiasi konsistensi pihak dinas dalam menghadirkan bantuan strategis bagi petani meski dengan keterbatasan anggaran daerah.
Ia meminta kelompok tani dan kepala desa agar mengelola alsintan secara transparan dan dimanfaatkan bersama.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

