Jangan Panik! Ini Fakta Flu Varian Baru yang Sudah Terdeteksi di Indonesia
Ilustrasi flu--
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Dalam beberapa waktu terakhir, perhatian publik tertuju pada kemunculan varian baru virus influenza yang dikenal sebagai Influenza A(H3N2) subclade K.
Varian ini diketahui telah terdeteksi di Indonesia, namun Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat tetap tenang dan tidak bereaksi berlebihan.
Pemerintah menegaskan, hingga saat ini tidak ditemukan indikasi peningkatan tingkat keparahan akibat subclade K dibandingkan dengan virus flu musiman yang selama ini beredar di masyarakat.
Dengan kata lain, karakter penyakitnya masih tergolong serupa dengan influenza pada umumnya.
BACA JUGA:Mulai 2026 Ini, Registrasi Kartu SIM Perdana Wajib Cek Wajah, Hingga Juli Masih Sukarela
BACA JUGA:Tahun 2026, Dusun Mahkota Resto Hadirkan Konsep Kuliner dan Hiburan Modern di Ciledug
BACA JUGA:Disdik Jabar Tegaskan Anugerah Gapura Pancawaluya 2025 Dorong Transformasi Pendidikan Karakter
Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr Prima Yosephine menjelaskan, gejala yang dialami pasien tidak menunjukkan perbedaan signifikan.
Berdasarkan pemantauan klinis serta rujukan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), keluhan yang muncul masih tergolong klasik.
“Gejalanya sama seperti flu biasa, seperti demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan sakit kepala,” kata dr. Prima dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis 1 Januari 2026.
Ia juga menambahkan, meskipun subclade K merupakan varian yang pertama kali diidentifikasi oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat pada Agustus 2025.
Tapi, virus ini tetap termasuk dalam kelompok Influenza A(H3) yang penanganannya sudah dikenal dengan baik oleh tenaga medis.
Meski situasi dinilai masih terkendali, Kemenkes mengingatkan masyarakat agar tidak mengendurkan kewaspadaan, terutama bagi kelompok dengan daya tahan tubuh rendah.
Data sementara menunjukkan bahwa anak-anak dan perempuan menjadi kelompok yang paling banyak terdeteksi terpapar varian ini di Indonesia.
BACA JUGA:Resmi! Harga BBM Pertamina Turun Mulai 1 Januari 2026, Ini Daftar Lengkapnya
BACA JUGA:Indonesia 2026: Bebas Impor Beras dan Gula, Stok Pangan Aman dan Petani Sejahtera
Upaya pencegahan yang paling dianjurkan tetap menjaga imunitas tubuh serta melakukan vaksinasi influenza secara rutin setiap tahun.
Vaksin influenza yang tersedia saat ini dinilai masih efektif untuk mencegah risiko komplikasi berat maupun kebutuhan perawatan di rumah sakit.
“Jika mulai merasa tidak enak badan atau muncul gejala flu, sebaiknya beristirahat di rumah, gunakan masker, dan terapkan etika batuk yang benar. Apabila dalam tiga hari kondisi tidak membaik, segera periksakan diri ke puskesmas atau dokter,” pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase


