Daya Motor

Hafizah Dibutuhkan di Banyak Daerah, Menag: Kesempatan Berkiprah Secara Nasional

Hafizah Dibutuhkan di Banyak Daerah, Menag: Kesempatan Berkiprah Secara Nasional

Kebutuhan guru tahfidz perempuan di pesantren putri masih banyak.-kemenag.go.id-

KENDAL, RADARCIREBON.COM – Kebutuhan guru tahfidz perempuan di berbagai pesantren putri di Indonesia masih tergolong tinggi. 

Kondisi ini dinilai sebagai peluang besar bagi para perempuan penghafal Al-Qur’an (hafizah) untuk berkiprah lebih luas dalam dunia pendidikan keagamaan.

Hal tersebut disampaikan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar saat menghadiri peringatan Hari Lahir ke-15 Jam’iyyah Hafidzotil Qur’an (JHQ) di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu 10 Januari 2026.

BACA JUGA:HAB ke-80 Kemenag Kota Cirebon: Kerukunan Jadi Energi Utama Pembangunan Daerah

BACA JUGA:Apel HAB ke-80 Kemenag, Bupati Imron Tekankan Dakwah Peduli Lingkungan

BACA JUGA:Aksi Nyata Kemenag, Wujudkan Dakwah Ekoteologis Melalui Gerakan Tanam Pohon

Dalam acara itu, sekaligus dikukuhkan kepengurusan JHQ Kabupaten Kendal dan dihadiri ribuan hafizah dari berbagai wilayah.

Menurut Menag, keberadaan guru tahfidz perempuan sangat dibutuhkan, terutama untuk membimbing santriwati di lembaga-lembaga pendidikan Islam. 

Ia menilai, kebutuhan tersebut belum sepenuhnya terpenuhi di banyak daerah.

“Pesantren putri dan lembaga tahfidz perempuan masih memerlukan banyak pembimbing yang kompeten. Ini menjadi ruang pengabdian sekaligus kesempatan berkarier bagi para hafizah,” ujar Nasaruddin.

Ia menambahkan, kualitas sumber daya manusia yang ditunjukkan para hafizah di Kendal menjadi modal penting untuk memperkuat pendidikan Al-Qur’an secara nasional. 

Ribuan perempuan penghafal Al-Qur’an yang hadir dalam satu forum disebutnya sebagai potensi besar yang harus dikelola secara terarah dan berkelanjutan.

BACA JUGA:BSU Kemenag 2025 Cair untuk Guru Non ASN, Simak Syarat dan Cara Cek Status Penerima

BACA JUGA:Tak Perlu Pulang ke RI, Kemenag Bakal Sediakan Layanan KUA di Luar Negeri

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: reportase