Klarifikasi Menag Soal Profesi Guru: Mari Kita Jaga Martabatnya
Menteri Agama (Menang) Nasaruddin Umar.-kemenag.go.id-
JAKARTA, RADARCIREBON.COM - Lagi-lagi, menteri Kabinet Merah Putih mendapat sorotan publik gara-gara menyinggung profesi guru.
Kali ini giliran Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mendapat kritikan akibat pernyataannya dalam sebuah potongan video di media sosial (medsos) yang menyinggung guru.
Pernyataan Menag dalam potongan video tersebut menyebut "kalau mau cari uang jangan jadi guru, jadi pedaganglah".
Pernyataan tersebut menimbulkan beragam tafsir dan dinilai menyinggung perasaan para pendidik.
BACA JUGA:Perkuat Pengawasan PDPB melalui Kerjasama dengan Kemenag
BACA JUGA:Rayakan HUT RI ke-80, Kemenag Kabupaten Cirebon Gaungkan Semangat Nasionalisme dan Cinta Tanah Air
Menanggapi hal tersebut, Menag Nasaruddin langsung menyampaikan klarifikasinya.
Dia menegaskan tidak ada sedikit pun niat untuk merendahkan profesi guru yang ia nilai sangat mulia.
"Saya menyadari bahwa potongan pernyataan saya tentang guru menimbulkan tafsir yang kurang tepat dan melukai perasaan sebagian guru."
"Untuk itu, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Tidak ada niat sedikit pun bagi saya untuk merendahkan profesi guru."
"Justru sebaliknya, saya ingin menegaskan bahwa guru adalah profesi yang sangat mulia, karena dengan ketulusan hati merekalah generasi bangsa ditempa,” ujar Menag, dilansir dari laman resmi Kementerian Agama (Kemenag), Kamis 4 September 2025.
BACA JUGA:Kemenag Bantah Ada Pembatalan Massal Jamaah Haji 2025 : CJH Cadangan Masih Berpeluang Berangkat
BACA JUGA:Usai Tak Lagi Mengurusi Ibadah Haji, Inilah Tugas Utama Kemenag
Dalam kesempatan ini, Menag mangatakan jika dirinya juga seorang guru yang sudah bekerja selama puluhan tahun.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase


