Ikan Dewa di Kuningan Mati Massal, Diskatan Ungkap Penyebab
Ikan Dewa di Balong Girang Cigugur Kuningan, mati massal. Hasil pemeriksaan sementara diduga karena cuaca ekstrem.-Tangkapan Layar-Radar Kuningan
KUNINGAN, RADARCIREBON.COM - Ikan Dewa (Tor soro) yang merupakan hewan ikonik Kabupaten KUNINGAN, mendadak mati massal.
Kematian ikan tersebut, diketahui warga sekitar pada Kamis 29 Januari 2026 dan berlanjut di hari berikutnya yakni hari Jumat 30 Januari 2026 kemarin.
Jumlah ikan yang mati mencapai 22 ekor. Ditemukan pada Hari Kamis (29/1) dan terjadi penambahan jumlah ikan yang mati di hari berikutnya. Total diperkirakan 50 ekor ikan yang mati.
Kematian ikan dewa yang mengalami peningkatan dalam waktu singkat tersebut, membuat pihak Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskatan) Kabupaten Kuningan melakukan investigasi guna mengidentifikasi faktor-faktor yang diduga menjadi penyebab.
Ikan Dewa yang mati massal tersebut, terjadi di Balong Girang, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan yang juga merupakan tempat wisata pemandian alami.
BACA JUGA:DPRD Kuningan Bongkar PR Besar RKPD 2027: Dari Bendungan Mangkrak hingga Ancaman Fiskal
Dari hasil pengamatan yang dilakukan pihak Diskatan Kabupaten Kuningan, penyebab sementara disimpulkan karena empat hal. Diantaranya:
1. Stres lingkungan akibat suhu air relatif rendah dan pH cenderung asam
2. Penurunan daya tahan tubuh ikan
3. Infestasi parasit Lernaea sp.
4. Rendahnya kesuburan perairan akibat kadar fosfat yang sangat rendah
Adapun gejala yang dialami ikan dewa dari hasil pengamatan, menunjukkan kondisi lemah atau sakit sebelum akhirnya mati.
BACA JUGA:Meriah dan Inspiratif, Night Show ARESTA 21 Hidupkan Kreativitas Santri Husnul Khotimah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

